04 September 2020, 16:40 WIB

Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 2.126 Orang


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

Pemerintah Indonesia melalui data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 per hari ini Jumat (4/9) totalnya menjadi 187.537. Ada penambahan sebanyak 3.269 orang.

Jumlah pasien sembuh menjadi 134.181 orang, setelah ada penambahan sebanyak 2.126 orang. Selanjutnya jumlah kasus meninggal menjadi 7.832. Ada penambahan 82 orang.

Ada pun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 36.268 pada hari sebelumnya, Kamis (3/9). Total akumulasi yang telah diuji menjadi 2.375.133.

Uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 158 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 138 laboratorium, dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 320 laboratorium.

Baca juga: 100 Dokter Meninggal Akibat Covid-19, SDM Jadi Masalah Baru

Berdasarkan data yang dihimpun, DKI Jakarta hari ini melaporkan ada 880 kasus baru dan 819 sembuh. Kemudian Jawa Barat melaporkan 385 kasus baru dan 86 sembuh. Jawa Timur melaporkan 350 kasus baru dan 284 sembuh.

Kalimantan Timur ada 281 kasus baru dan 88 sembuh, Bali ada 196 kasus baru dan 81 sembuh. Jawa Tengah 190 kasus baru dan 120 sembuh.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif covid-19 terbanyak secara kumulatif adalah DKI Jakarta 44.280, Jawa Timur 35.005, Jawa Tengah 14.860, Sulawesi Selatan 12.321, dan Jawa Barat 12.104.

Berdasarkan data yang diterima Kemenkes dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi, yakni 33.260 dan disusul Provinsi Jawa Timur sebanyak 27.401, dan Sulawesi Selatan 9.412. Berikutnya Jawa Tengah 9.563, Jawa Barat 6.455 dan wilayah lain di Indonesia, sehingga total mencapai 134.181 orang.

Kemenkes merincikan akumulasi data positif covid-19 lainnya di Indonesia, yaitu di Provinsi Aceh 1.884 kasus, Bali 5.906 kasus, Banten 3.053 kasus, Yogyakarta 1.525 kasus, Bengkulu 364 kasus, dan Bangka Belitung 242 kasus.

Selanjutnya di Jambi 304 kasus, Kalimantan Barat 685 kasus, Kalimantan Timur 4.815 kasus, Kalimantan Tengah 2.689 kasus, Kalimantan Selatan 8.576 kasus, dan Kalimantan Utara 426 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 1.165 kasus, Nusa Tenggara Barat 2.795 kasus, Sumatera Selatan 4.618 kasus, Sumatera Barat 2.437 kasus, Sulawesi Utara 3.972 kasus, Sumatera Utara 7.390 kasus, dan Sulawesi Tenggara 1.661 kasus.

Ada pun di Sulawesi Tengah 249 kasus, Lampung 428 kasus, Riau 2.267 kasus, Maluku Utara 1.887 kasus, Maluku 2.004 kasus, Papua Barat 888 kasus, Papua 3.973 kasus, Sulawesi Barat 402 kasus, Nusa Tenggara Timur 202 kasus dan Gorontalo 2.160 kasus serta dalam proses verifikasi ada 0.

Total untuk jumlah suspek yang masih dipantau ada sebanyak 85.178 spesimen yang diambil dari 34 provinsi dan 489 kabupaten/kota di Tanah Air. (OL-14)

BERITA TERKAIT