04 September 2020, 03:55 WIB

Mengingatkan Duet Jokowi-Rudi di Solo


Widjajadi | Nusantara

FX Hadi Rudyatmo belum bisa melupakan duetnya bersama Joko Widodo saat memenangi Pilkada Solo 2010 lalu. Saat itu pasangan ini mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta dengan mengenakan pakaian adat Jawa, yakni lurik bermotif sido mukti.

Konsep yang sama akan ditiru Gibran Rakabuming Raka- Teguh Prakoso saat mendaftar ke KPU hari ini. Selain pakaian Jawa, Gibran-Teguh akan datang mengendarai sepeda dari Kantor PDIP Solo ke KPUD. Mereka akan diikuti pendukungnya yang menaiki tujuh andong.

“Konsepnya sama karena Gibran-Teguh akan melanjutkan visi-misi kami dalam menata dan membangun Kota Solo,” jelas FX Hadi Rudyatmo, wali kota yang juga Ketua PDI Perjuangan Solo, kemarin.

Rudi memastikan pengantar pasangan ini hanya 32 orang dan mengikuti protokol kesehatan. Yang ikut masuk Kantor KPU pun dibatasi 12 orang.

Di Jawa Barat, Ketua PDIP, Ono Surono, memastikan mematuhi instruksi DPP PDIP untuk mendaftar di hari pertama.

“Seluruh pasangan yang kami dukung akan mendaftar besok. Itu sebagai bukti bahwa kami serius dalam pengusungan, tidak mencerminkan adanya unsur transaksional,” ujarnya di Bandung, kemarin.

Tahun ini, delapan kabupaten dan kota di Jawa Barat menggelar pilkada 2020. “Kami mengusung semangat bergotong royong memenangkan pasangan calon yang diusung,” tandas Ono.

Sementara di Cianjur, empat bakal pasangan calon juga memastikan diri akan mendaftar di hari pertama. “Keempat pasangan yang mendaftar ialah Lepi Ali Firmansyah-Gilar Budi Raharja, Muhammad Toha-Ade Sobari, Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin, dan Oting Zaenal Muttaqin-Wawan Setiawan,” papar Ketua KPUD Selly Nurdinah.

Di masa pandemi, seluruh pasangan wajib menyertakan hasil pemeriksaan tes usap. Kemarin, Dandim Cianjur Letkol Kav Ricky Arinuryadi dan Kapolres Ajun Komisaris Besar M Rifai mendatangi KPUD untuk membahas pengamanan wilayah.

Terkait pandemi, petahana Bupati Rokan Hilir, Riau, Suyatno, positif terjangkit covid-19. Untuk kader PDIP itu, anggota KPUD Riau Nugroho Noto Susanto menyatakan bisa mendaftar tanpa harus hadir di Kantor KPUD. “Gunakan video call untuk memastikan eksistensinya,” ujarnya. (WJ/BY/BB/RK/SS/JS/AS/N-3)

BERITA TERKAIT