04 September 2020, 06:42 WIB

Tenaga Medis Diprioritaskan Terima Vaksin Covid-19


Candra Yuri Nuralam | Humaniora

PEMERINTAH akan memprioritaskan tenaga medis untuk penyuntikan vaksin covid-19 pada 2021. Prioritas itu dilakukan untuk menjamin keselamatan para petugas medis.

"Kami memetakan semua tenaga kesehatan, dokter, dan perawat yang akan mendapatkan imunisasi pertama saat vaksin siap digunakan, awal tahun depan, dan juga menjadi garda depan dalam melakukan imunisasi massal," kata Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Erick Thohir, di Jakarta, Kamis (3/9).

Namun, tidak seluruh petugas medis diprioritaskan untuk divaksinasi. Pemerintah akan menentukan kriteria petugas medis yang bakal mendapatkan vaksin pertama.

Baca juga: Menghadapi Pandemi Covid-19 di Wuhan

"Akan ada tim khusus dalam satgas penanggulangan covid-19 yang bertugas menilai vaksin dengan bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Kementerian Kesehatan," ujar Erick.

Pemerintah tidak bisa memvaksinasi seluruh petugas medis di Indonesia. Keterbatasan jumlah vaksin menjadi kendala. Hal ini yang membuat pemerintah harus menyaring para petugas medis.

"Hal ini bertujuan agar penggunaan vaksin bisa tepat sasaran dan efektif, mengingat keterbatasan di tahap awal saat vaksin ini siap digunakan," tutur Erick. (OL-1)

BERITA TERKAIT