03 September 2020, 18:49 WIB

Mentan Syahrul Lepas Ekspor Kubis Malang ke Taiwan


Bagus Suryo | Ekonomi

Setelah Malang berhasil panen raya kentang, kini Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor 100 ton kubis ke Taiwan dengan harga Rp40 ribu per kg.

Empat kontainer kubis masing-masing berisi 25 ton itu dilepas Mentan di Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (3/9). "Inilah yang kita sebut sebagai akselerasi pertanian. Di mana konsumsi nasional kita mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus punya nilai ekspor dan diminati oleh masyarakat di seluruh dunia," tegas Mentan.

Mentan melepas ekspor kubis usai melihat langsung pembenihan tanaman buah alpukat di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Menurut Mentan, pelepasan ekspor ini sesuai perintah dan arahan Presiden RI Joko Widodo. Sesuai petunjuk presiden, akselerasi ekonomi itu harus nyata bisa memberikan efek pendapatan bagi rakyat. "Itulah yang perlu didorong," katanya.

Karena itu ekspor komoditas pertanian menjadi prioritas pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi di seluruh dunia.Mentan menyatakan, tahun ini permintaan eskpor sayuran Indonesia mencapai kurang lebih 230 kontainer. Bahkan diprediksi jumlah tersebut akan terus meningkat hingga 300 kontainer. "Tahun lalu ekspor sayuran dan buah-buahan kita kurang lebih Rp6 triliun. Kalau begitu, bisnis yang pasti menjanjikan dan mampu menghidupkan rakyat adalah pertanian yang semakin kuat dan semakin akseleratif," terangnya.

Mentan berharap semua elemen bangsa mendorong sektor pertanian untuk terus bekerja dan berproduksi. Selain itu kualitas pertanian Indonesia juga harus terus ditingkatkan lebih tinggi lagi supaya mampu bersaing dengan produk luar negeri. "Ekonomi dunia lemah untuk satu atau dua tahun kedepan, tetapi yang tidak pernah melemah adalah pertanian, karena untuk keperluan pangan tidak bisa ditunda. Kalau begitu bisnis Pertanian tetap terbuka. Pertanian hanya gagal kalau managmennya tidak baik," tuturnya. (OL-12)

BERITA TERKAIT