03 September 2020, 18:27 WIB

Pemerintah Jamin Masyarakat Termiskin Dapat Bantuan Saat Pandemi


Insi Nantika Jelita | Humaniora

SATGAS Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menjamin masyarakat paling miskin juga mendapat bantuan sosial di tengah pandemi covid-19.

"Kami akan memastikan masyarakat termiskin di lapisan terbawah mendapatkan bantuan melalui program perlindungan sosial," ujar Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin, Kamis (3/9).

Hingga akhir tahun, anggaran penanganan covid-19 sebesar Rp695 triliun ditargetkan terserap dalam enam program. Adapun program yang mendapat alokasi anggaran cukup besar ialah perlindungan sosial. Seperti, Program Keluarga Harapan dengan anggaran Rp37,4 triliun.

Baca juga: Update Covid-19, Pasien Sembuh Bertambah 2.084 Orang

Realisasi program tersebut sampai saat ini mencapai 71%. Target penerima bantuan sebanyak 10 juta Kepala Keluarga (KK). "Kami yakin mencapai target penyaluran Rp37 triliun hingga akhir 2020. Saat ini sudah tersalurkan Rp27 triliun," imbuh Budi.

Program lain yang juga berdampak besar bagi masyarakat ialah Kartu Sembako. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp43,6 triliun. Realisasinya sudah mencapai 62,5%, dengan target 20 juta KK atau sekitar 80 juta jiwa.

Baca juga: Penyaluran Subsidi Gaji Terhambat Rekening Tidak Aktif

Kendati demikian, masih ada beberapa program perlindungan sosial yang terus diupayakan realisasinya. Misalnya, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa dengan anggaran Rp31,8 triliun. Namun realisasinya baru 30% atau Rp10 triliun.

Adapun program lain yang perlu dibenahi ialah Subsidi Bunga UMKM. Budi menyebut anggaran yang disediakan sebesar Rp35 triliun. Akan tetapi, realisasinya baru Rp3 triliun atau 7,20%.

"Kami menyadari mungkin anggaran yang dialokasikan cukup besar. Kami akan menyesuaikan kembali besarannya dan mengalihkan sebagian anggaran untuk program produktif," pungkas Budi.(OL-11)

BERITA TERKAIT