03 September 2020, 16:56 WIB

Penyaluran Subsidi Gaji Terhambat Rekening Tidak Aktif


M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

MENTERI Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyebut penyaluran bantuan subsidi gaji tidak menemukan kendala berarti. Namun, pihaknya masih menemukan nomor rekening pekerja yang tidak aktif.

"Sekali lagi saya sampaikan berikan nomor rekening yang aktif. Sehingga tidak tertolak transfernya," ujar Ida saat dihubungi, Kamis (3/9).

"Yang menerima subsidi tentunya yang memiliki gaji di bawah Rp5 juta. Terdaftar sebagai anggota BPJAMSOSTEK dan punya rekening yang aktif," imbuh Ida.

Baca juga: Penyaluran Subsidi Gaji Baru Capai Rp3 Triliun

Sejauh ini, penyaluran subsidi gaji baru mencapai 7,9% atau Rp3 triliun. Kementerian Ketenagakerjaan harus berhati-hati agar selaras dengan data dari BPJAMSOSTEK.

"Subbsidi gaji diberikan melalui dua tahap. Tidak bisa kemudian diterima secara langsung. Jadi setiap dua bulan diberikan Rp2,4 juta. Untuk mempermudah administrasi dan prinsip kehati-hatian, diberikan per gelombang," jelasnya.

Baca juga: Industri Fintech Salurkan Pinjaman Hingga Rp116 Triliun

Pada gelombang pertama, subsidi gaji menyasar 2,5 juta nomor rekening. Adapun gelombang kedua menyalurkan bantuan kepaa 3 juta nomor rekening.

"Jadi memang Rp2,4 juta tersebut tidak langsung terserap oleh 15 juta nomor rekening," tutur Ida.

Untuk penyaluran subsidi gaji periode dua bulan pertama, yakni September dan Oktober, ditargetkan rampung pada akhir September selesai. Sementara itu, pada tahap kedua, yakni November dan Desember, penyaluran ditargetkan selesai pada akhir Oktober sampai Desember.

Baca juga: Subsidi Gaji Disalurkan Lewat Empat Bank BUMN

“Validasi data di BPJAMSOSTEK dan diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan untuk dilakukan cek. Setelah validasi selesai, diberikan ke bank penyalur,” paparnya.

Ida tidak menutup kemungkinan jika pandemi covid-19 belum reda dan konsumsi rumah tangga masih rendah, pemerintah akan mengevaluasi program stimulus gaji. Dalam hal ini, potensi untuk melanjutkan program bantuan pada 2021.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT