03 September 2020, 15:47 WIB

Empat Bapaslon di Cianjur Dipastikan Mendaftar pada Hari Pertama


Benny Bastiandy | Nusantara

EMPAT bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur, Jawa Barat, rencananya akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat pada hari pertama, Jumat (4/9). KPU pun sudah mempersiapkan diri menghadapi tahapan pendaftaran. Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah mengatakan pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada dimulai 4-6 September. Hasil konfirmasi dari masing-masing tim, semua bakal paslon akan mendaftarkan diri pada hari pertama.

"Rencananya yang sudah mengonfirmasi formal baik melalui surat maupun informal secara komunikasi bahwa besok (Jumat) itu keempat bapaslon mau
hadir (mendaftar)," terang Selly, Kamis (3/9).

Sesuai jadwal hasil konfirmasi, pada Jumat (2/9) pukul 08.00 WIB, bakal paslon yang akan mendaftar adalah Lepi Ali Firmansyah-Gilar Budi Raharja (Pilar). Selanjutnya pada pukul 10.00 WIB bakal paslon perseorangan Muhammad Toha-Ade Sobari (HaDe). Pada pukul 13.00 WIB bakal paslon petahana Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin (BHS-M), dan pada pukul 14.00 WIB bakal paslon Oting Zaenal Muttaqin-Wawan Setiawan (OTW).

"Sebelumnya pada rapat koordinasi, ada tiga bakal paslon yang sudah mengonfirmasi akan mendaftar pada hari pertama. Kemudian menyusul satu paslon lagi. Jadi insya Allah, semua paslon akan mendaftar pada hari pertama," jelas Selly.

Bersamaan pandemi covid-19, kata Selly, setiap bakal pasangan calon harus menyertakan hasil pemeriksaan tes usap (swab). Hal itu berdasarkan Peraturan KPU Nomor 9/2020 tentang Perubahan PKPU Nomor 6/2020 tentang Pilkada Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Non Alam Covid-19.

"Nanti hasilnya (PCR) sebagai salah satu syarat untuk mendaftar. Jadi sebelum mendaftar harus di-swab dulu, terlepas nanti itu apakah pemeriksaan itu masuk dalam komponen pemeriksaan kesehatan," pungkasnya.

baca juga: Belum Semua Petahana Maju Pilkada Ajukan Izin Cuti

Sementara itu, Dandim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi dan Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Mochamad Rifai, Kamis (3/9) mengunjungi KPU untuk memantau kesiapan menjelang tahapan pendaftaran bakal pasangan calon dan tahapan-tahapan lainnya.

"Kita membahas berbagai hal tentang Pilkada, seperti penetaan kerawanannya apa saja, apa yang TNI dan Polri bisa bantu sehingga proses Pilkada dari awal sampai akhir nanti berjalan lancar dan tepat waktu. Selain itu juga dapat meredam masyarakat agar  tidak tergiring hoaks, ujaran kebencian, dan opini negatif yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan serta mengganggu jalannya Pilkada Cianjur," terang Dandim. (OL-3)

BERITA TERKAIT