03 September 2020, 14:05 WIB

Soal Sukses Pengawas di Pemerintahan, Beginilah Logika Mendagri


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan fungsi pengawasan yang efektif dan terbilang sukses ketika temuan kesalahan sedikit. Pengawasan tidak boleh parsial namun harus menyeluruh yakni mulai perencanaan hingga pelaporan anggaran.

"Jika para pengawas semakin sedikit menemukan temuan, baru itu bisa dikatakan pengawasan sukses," katanya pada Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Rakorwasdanas) Secara Nasional Tahun 2020 melalui video conference, Kamis, (3/9).

Tito menegaskan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam menjalankan tugas harus mengutamakan output. Bila kinerja APIP bagus akan terlihat dari sedikitnya jumlah pelanggaran, bukan sebaliknya.

"Paradigma yang ada saat ini, para pengawas berlomba menemukan temuan agar dikatakan sukses, ingat itu adalah paradigma yang salah", ujarnya.

Menurutnya pengawas sejatinya melakukan proses pengawasan mulai dari saat perencanaan anggaran. Kemudian tugasnya tidak hanya mengoreksi namun juga memberi bimbingan bagi pihak yang diawasi.

Tugas APIP yang beranggotakan BPKP, inspektorat kementerian/lembaga dan inspektorat daerah, baik provinsi, kabupaten/kota sangat berat. Terlebih di tengah pandemi karena harus saling bersinergi dengan baik dalam mengawal pemulihan ekonomi nasional mengingat tantangan pengawasan saat ini berbarengan dengan pandemi covid-19 dan penyelenggaran pilkada 2020 di 270 daerah.

"Kita harus berterimakasih kepada APIP karena temuan yang ada tentu masih bisa di perbaiki, maka kami berharap APIP dapat menjadi mitra yang baik dan diperhatikan perannya. Jangan sampai yang menemukan temuan adalah Aparat Penegak Hukum (APH)," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT