03 September 2020, 10:50 WIB

Osaka Tampil Prima di Putaran Kedua AS Terbuka


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

Petenis Jepang Naomi Osaka tampil prima dalam pertandingan putaran kedua turnamen Amerika Serikat (AS) Terbuka 2020. Osaka berhasil menyingkirkan petenis Italia Camila Giorgi dengan kemenangan 6-1, 6-2.

Osaka yang sempat mengalami cedera hamstring kiri pada laga final The Western & Southern Open itu terlihat gahar sepanjang pertandingan yang digelar di Pusat Tenis Nasional USTA Billie Jean King, New York, Kamis (3/9) WIB.

Osaka tampil sangat dominan. Ia merebut lima gim pertama secara beruntun dalam performa yang nyaris sempurna. Dia hanya melakukan empat kesalahan sendiri pada set pertama.

Osaka memenangi 10 dari 12 poin servis pertamanya. Dia melepaskan empat ace dan memaksa lawannya melakukan 24 kesalahan.

Baca juga: Kvitova Melaju ke Putaran Ketiga AS Terbuka

"Service saya cukup bagus," kata Osaka

"Saya sangat senang dengan penampilan saya. Saya benar-benar positif selama ini," imbuhnya.

Unggulan keempat tunggal putri turnamen AS Terbuka 2020 itu mengungkapkan ia belajar banyak dari pertandingan Serena Williams pada Rabu (2/9) WIB. Dikatakannya kekonsistenannya sepanjang pertandingan kali ini merupakan pembelajaran saat dia menyaksikan pertandingan Williams.

"Saya benar-benar melihat pentingnya manajemen waktu. Saya belajar banyak dari menonton Serena kemarin karena dia kalah hampir 3-0, tapi saya merasa dia mengambilnya ketika dia tahu apa yang perlu dia lakukan," kata Osaka.

Yang menarik, Osaka masuk ke lapangan dengan mengenakan masker kain berwarna hitam bertuliskan korban ketidakadilan rasial.

Pada pertandingan sebelumnya, Osaka memakai masker kain bertuliskan nama Breonna Taylor. Breonna ialah perawat Afrika-Amerika yang ditembak mati oleh polisi yang menggerebek apartmennya di Kentucky pada Maret lalu.

Pada pertandingan kali ini, Osaka mengenakan masker kain berwarna hitam bertuliskan Elijah McClain. Ia mengenakan masker sebelum dan sesudah pertandingannya untuk menghormati Elijah McClain, seorang pria kulit hitam berusia 23 tahun yang meninggal ditembak polisi di Colorado pada 2019 lalu. (Ant/OL-14)

 

BERITA TERKAIT