03 September 2020, 01:15 WIB

UMKM Indonesia Tembus Pasar Amerika


MI | Internasional

PEMERINTAH Indonesia melalui Konsul Jenderal RI di wilayah Houston terus mendorong produk UMKM Tanah Air untuk menembus pasar Amerika Serikat.

Hal itu dilakukan melalui inovasi promosi ekonomi Indonesia dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional di tengah situasi pandemi covid-19.

“Dari sepuluh produk utama Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat tahun 2020 (sampai dengan Juni), baru dua produk terkait makanan yang masuk, yaitu produk seafood dan makanan olahan. Nilai kedua produk itu mencapai US$98,5 juta,” ujar Konsul Jenderal Indonesia di Houston, Nana Yuliana, dalam seminar daring bertema Exporting consumer product to USA, kemarin.

Dia mengatakan peluang eksportir Indonesia untuk menembus pasar AS masih sangat luas. Untuk itu, upaya ekspor perlu untuk  dimaksimalkan, khususnya dalam situasi krisis saat ini.

“Masih ada ruang yang dapat dimanfaatkan oleh para eksportir UKM Indonesia untuk masuk ke pasar Amerika Serikat,” katanya.


Persyaratan

Menurut Nana, para pelaku usaha di Tanah Air selama ini memiliki harapan besar untuk dapat masuk ke pangsa pasar AS. Namun, mereka cukup khawatir dengan persyaratanpersyaratan dari Food and Drug Administration (FDA) yang dianggap rumit.

FDA ialah lembaga pemerintah AS yang mengatur perizinan impor produk makanan dan minuman, obat, medis, produk elektronik beradiasi, kosmetik, produk untuk hewan, dan tembakau.

Melalui seminar yang juga dihadiri perwakilan dari pebisnis, pihaknya memberi informasi mengenai kewenangan FDA terkait mekanisme impor hingga saran untuk menggunakan jasa broker impor berlisensi untuk membantu menyelesaikan kewajiban administrasi.

Nana menambahkan agar eksportir UMKM tidak sungkan melakukan komunikasi awal dengan KJRI atau Indonesia American Chamber of Commerce-Southeastern Central USA (IACC-SCU) dalam memahami prosedur FDA.

Proses itu dinilai akan membuat lebih banyak produk Indonesia yang dapat diekspor ke luar negeri. Untuk memperkenalkan produk Indonesia, KJRI Houston beberapa waktu lalu juga telah menyelenggarakan Virtual Indonesian Festival (VIF) 2020.

Tidak kurang 25 vendor dari Indonesia ataupun AS ikut meramaikan festival. Mereka memamerkan produk melalui Youtube dan Facebook. (Van/X-11)
 

BERITA TERKAIT