02 September 2020, 21:08 WIB

Megawati Keluarkan Komando: Menangkan Surabaya


Henri Siagian | Politik dan Hukum

PDIP resmi mengusung Ery Cahyadi-Armuji dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya, Jawa Timur, pada 2020.

"Sudah ada komando saya untuk menangkan Surabaya. Harus solid. Siapa yang tidak solid pasti saya pecat, tidak menunggu waktu," tegas Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam diskusi virtual, Rabu (2/9).

Sanksi itu ia tekankan menjadi hak prerogatif selaku ketua umum. Seluruh kader diminta untuk konsolidasi dan gotong royong. "Saya hanya bilang konsolidasikan partai kita. Makanya saya bilang, awas Surabaya. Siapa yang bermain, melawan saya," kata Megawati.

Dia menambahkan, keputusan untuk mengusung Ery dan Armuji harus didukung oleh seluruh kader tanpa terkecuali. Ia tidak ingin lagi mendengar kader yang membangkang. "Jadi saya minta semua, ayo yang guyub. Menangkan apa yang sudah saya katakan karena bukannya gampang memilih orang," jelasnya.

Di sisi lain, Megawati juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang telah mendampingi Tri Rismaharini selama 10 tahun.

Baca juga: Surat Puti Guntur Pakai Tanda Tangan Palsu, Megawati: Teganya

Whisnu sempat masuk ke dalam salah satu nama bakal calon wali kota setempat. Namun, Megawati memutuskan tidak memilih Whisnu, putra mantan Sekjen PDIP almarhum Soetjipto Soedjono.

"Saya sudah bilang sama Pak Sekjen, ada hal-hal yang tidak bisa menghindar. Di situ saya lihat Mas Wishnu. Tolong ditunjukkan," kata Megawati.

"Aku terima kasih banget loh sama Whisnu," kata Megawati.

Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. (Antara)

Dengan suara menahan haru, Megawati lalu berkata, "Aku tahu pasti kamu, yo kelingan (teringat) sama Pak Tjip (ayahanda Whisnu). Makanya, saya sengaja suruh datangkan yang namanya Bambang Pacul sama Pak Djarot Saiful Hidayat, ada juga Mbak Puti. Jangan ada yang bilang Ibu Mega itu membuang yang namanya Whisnu. Tidak," kata Megawati.

"Nah, ini saya berhadapan sama kamu. Tidak akan saya buang. Terima kasih selama ini membantu Mbak Risma," kata Megawati.

Baca juga: Adian Napitupulu: Jangan Jadi Bangsa yang Gagap Saat Krisis

Whisnu lalu tampak mengepalkan tangan ke dada.

Baca juga: Pernyataan Hasto Soal Pilkada Surabaya Ibarat Memercik Muka PDIP

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Whisnu adalah putra mantan Sekjen PDIP Soetjipto yang dikenal sebagai sosok pejuang. "Ibu Ketua Umum sampai terharu dan mengucapkan terima kasih kepada Mas Whisnu atas kerjanya selama dua periode mendampingi Bu Risma," kata Hasto. (Ant/X-15)

BERITA TERKAIT