02 September 2020, 19:54 WIB

Erick Thohir: 93 Juta Orang Bakal Dapatkan Vaksin Covid-19


Insi Nantika Jelita | Humaniora

Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir memprediksi ada 93 juta warga Indonesia yang bakal mendapatkan vaksin covid-19. Saat ini vaksin Sinovac yang dipilih pemerintah tengah dalam uji klinis fase III.

"Ada 93 juta orang yang memerlukan vaksin itu. Mereka sangat memerlukan dan dipastikan dibantu pemerintah," kata Erick dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (2/9).

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/336441-tiongkok-jual-vaksin-covid-19-senilai-1-juta

Perihal pendataan puluhan juta warga tersebut berasal dari data BPJS Ketenagakerjaan yang bakal digunakan pemerintah.

Selain dari pemerintah, subsidi vaksin dilakukan mandiri. Erick mengatakan jika ada pihak yang mampu membeli vaksin, sebaiknya jangan menggunakan subsidi dari pemerintah. "Kami harap anggota Kadin yang mandiri enggak usah minta yang subsidi. Saya dapat tanggapan positif dari Kadin, Lippo, Astra, Sinarmas, mereka juga berani untuk membeli vaksin sendiri untuk kebutuhan karyawannya," kata Erick.

Saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menembus 180.646 setelah ada penambahan sebanyak 3.075 orang. Untuk pasien sembuh menjadi 129.971 setelah ada penambahan sebanyak 1.914 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 7.616 orang.

Sebelumnya, Erick juga menjelaskan, nantinya setiap orang akan membutuhkan dua dosis vaksin untuk digunakan. Dengan begitu, akan ada sebanyak 15 juta orang yang akan menerima vaksin pada 2020 mendatang.

Vaksin covid-19 yang dikembangkan G42 dan Sinovac diberikan sebanyak dua kali untuk satu orang. Vaksin harus diberikan dalam jeda waktu dua minggu. "Vaksin untuk covid-19 yang ditemukan hari ini jangkanya masih enam bulan sampai dua tahun," kata Erick (27/8). (OL-12)

BERITA TERKAIT