02 September 2020, 18:39 WIB

Persela Lamongon Genjot Fisik Pemain


Widhoroso | Sepak Bola

TIM pelatih Persela Lamongan diburu waktu untuk mengembalikan kebugaran pemain setelah lebih dari lima bulan tidak beraktivitas sepakbola secara normal. Kebugaran pemain diperlukan sehingga tak kedodoran saat melakoni lanjutan Liga 1 2020 pada 1 Oktober.

Sebelumnya, Persela hanya melakukan seleksi terhadap sejumlah pemain muda dan penjaga gawang. Sedangkan skuad utama baru memulai latihan sejak Selasa (1/9) di Stadion Surajaya di bawah bimbingan Didik Ludianto, mengingat pelatih kepala Nilmaizar berlum datang ke Lamongan.

Didik mengakui waktu yang dimiliki untuk mengembalikan kondisi pemain tidak banyak, mengingat kompetisi akan bergulir pada awal Oktober. Persela bisa dibilang terlambat menggelar latihan dibandingkan kontestan Liga 1 lainnya.

“Sesuai instruksi head coach, latihan perdana adalah cooper test, untuk melihat kondisi fisik pemain setelah libur panjang. Nanti hasilnya kita bagikan ke grup pemain dan kita laporkan ke head coach,” jelas Didik dilansir laman resmi klub.

“Yang jelas mulai besok sudah latihan kompleks. Kami sudah diskusikan dengan head coach supaya ketertinggalan ini bisa diperbaiki. Kami ada sedikit feeling ball, karena pemain sudah lama enggak latihan,” jelasnya.

Sebelum menjalani latihan, penggawa Persela terlebih dulu melakukan rapid test. Manajemen merasa lega, karena pemain dalam kondisi bagus setelah hasil tes menunjukkan mereka non-reaktif.

“Hasilnya sudah keluar, alhamdulillah hasilnya non-reaktif semua. Melalui rapid test tersebut, kami ingin memastikan seluruh pemain benar-benar dalam kondisi sehat,” kata manajer Edy Yunan Achmadi.

Sementara swab test yang menjadi persyaratan bagi tim untuk mengikuti lanjutan Liga 1 belum dilakukan. Menurut Yunan, swab test akan digelar pada 23 September, atau tujuh hari menjelang kick-off lanjutan kompetisi. (Goal/R-1)

BERITA TERKAIT