02 September 2020, 18:13 WIB

Cegah ASN Radikal, Kepala BNPT Ingatkan Pentingnya Upacara


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Boy Rafli Amar mengingatkan pentingnya penguatan pembinaan tradisi dalam lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Menurut Boy, hal itu diperlukan agar para ASN tidak terpapar radikalisme.

Boy mengatakan strategi tersebut harus dilakukan di semua tantanan, baik pemerintahan daerah, kementerian/lembaga, bahkan para ASN yang bekerja di KBRI. Ia mencontohkan salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan upacara bendera.

Baca juga: Mantan Penyidik KPK Brotoseno Bebas Bersyarat

"Penguatan tradisi misalnya upacara bendera, pengucapan Pancasila, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, secara konsisten dan berkelanjutan," kata Boy dalam webinar bertajuk Strategi Menangkal Radikalisme pada Aparatur Sipil Negara, Rabu (2/9).

Menurut Boy, rentetan upacara tersebut tidak boleh dianggap sepele. Sebab, hal tersebut bisa mengingatkan para ASN terhadap jati diri bangsa.

"Kelihatannya upacara rutin, upacara bendera, tapi punya makna mendalam. Di situ ada wujud sebuah upaya mengajak semua, mengingat kembali, bahwa kita adalah anak bangsa," jelas Boy.

Ia juga mengatakan bahwa pada momen tersebut, pimpinan instansi memiliki kesempatan untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan dalam diri jajarannya.

"Karena mereka pemimpin, bertanggung jawab terhadap implementasi konsititusi negara, Pancasila, undang-undang yang terkait ASN sendiri," ujarnya.

Baca juga: Polri Tunda Proses Hukum Calon Kepala Daerah saat Pilkada 2020

Boy juga mengingatkan perlu adanya pengawasan pimpinan secara berjenjang untuk mendeteksi kemungkinan sikap intoleran personel ASN.

"Kita berharap semua organisasi dalam manjemen pelaksaannanya mengedepankan tingkat pengawasan yang dilakuakan pimpinan dan secara berjenjang, tentunya mendeteksi kemungkinan personel mengarah ke sikap intoleran," tandas Boy. (OL-6)

BERITA TERKAIT