02 September 2020, 16:49 WIB

SDK Bhaktyarsa belum Bisa Gelar KBM Tatap Muka Meski Diizinkan


Gabriel Langga | Humaniora

SEKOLAH Dasar Katolik (SDK) Bhaktyarsa Maumere tidak ingin terburu-buru menggelar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolahnya. Meskipun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka telah mengizinkan seluruh SD dan SMP di Kabupaten Sikka untuk membuka kembali aktivitas belajar mengajar tatap muka di sekolah pada Selasa (1/9).

Kepala Sekolah SDK Bhaktyarsa Maumere, Suster Yuliana Nina, SSpS mengatakan, pihaknya belum bisa melaksanakan kegiatan KBM tatap muka di sekolah karena pihaknya harus menyiapkan segala sesuatu seperti pengaturan kelas dengan penataan ruang kelas agar jaga jarak tetap terkendali, wadah cuci tangan, sabun, tisu, membentuk petugas penanganan Covid-19 di sekolah dan terakhir harus ada persetujuan dari orangtua.

Baca Juga: Dinas PKO Sikka Dinilai Aktifkan Belajar Tatap Muka Secara Sepihak

"Ketika sekolah sudah siap. Kita harus kembali melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada seluruh komite dan orangtua terkait protokol kesehatan Covid-19 pelaksanaan KBM tatap muka di sekolah nantinya. Jadi kita tidak ingin terburu-buru. Intinya kesehatan dan keamanan murid menjadi prioritas dalam menentukan kegiatan tatap muka sekolah," ujar Suster Yuliana, Rabu (2/9) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Ia mengaku baru melakukan pertemuan dengan seluruh guru yang ada di sekolah untuk membahas persiapan pembelajaran tatap muka di sekolah. Selanjutnya, pihaknya akan mengundang seluruh orangtua dan komite membahas pembelajaran tatap muka di sekolah di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pemkab Pesisir Selatan Siapkan SOP Belajar Tatap Muka di Sekolah

"Apabila semua protokol kesehatan dipenuhi maka sekolah baru memberlakukan pembelajaran tatap muka Senin (7/9) dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Jadi sekarang kita sementara melakukan persiapan sampai dengan menyiapkan petugas Covid-19," terang dia.

Dirinya menyampaikan rencananya pembelajaran tatap muka di sekolah ini akan diberlakukan dengan sistem shift. Sementara itu, apabila ada orangtua yang tidak memberikan izin anaknya untuk tatap muka di sekolah maka mereka tetap mengikuti pembelajaran dengan sistem daring.

"Jadi untuk sekarang kita belum bisa melaksanakan KBM tatap muka di sekolah karena prioritas kita kesehatan dan keselamatan. Semua harus dipersiapkan dengan baik,'' pungkas Suster Suster Yuliana. (GL/OL-10)

BERITA TERKAIT