02 September 2020, 15:59 WIB

Indonesia Dorong Produk UMKM Tembus Pasar AS


Faustinus Nua | Ekonomi

PEMERINTAH Indonesia melalui Konsul Jenderal RI di Houston terus mendorong produk UMKM Tanah Air untuk tembus pasar Amerika Serikat (AS). Hal itu dilakukan melalui inovasi promosi ekonomi Indonesia dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional di tengah situasi covid-19.

"Dari sepuluh produk utama Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat tahun 2020 (sampai dengan bulan Juni), baru dua produk terkait makanan yang masuk yaitu produk seafood dan makanan olahan. Nilai kedua produk itu mencapai USD 898,5 juta," ujar Konsul Jenderal Indonesia di Houston, Nana Yuliana dalam seminar daring  “Exporting Consumer Product to USA" (2/9).

Dia mengatakan peluang eksportir Indonesia untuk tembus pasar AS masih sangat luas. Untuk itu, perlu untuk dimaksimalkan khususnya dalam situasi krisis saat ini.

"Masih ada ruang yang dapat dimanfaatkan eksportir UKM Indonesia untuk masuk ke pasar Amerika Serikat," katanya.

Baca juga : Sektor Manufaktur Mulai Pulih

Menurut Nana, para pelaku usaha memiliki harapan besar untuk dapat masuk ke pangsa pasar AS. Namun mereka cukup khawatir dengan persyaratan-persyaratan Food and Drug Administration (FDA) yang dianggap rumit oleh sebagian besar eksportir UMKM Indonesia.

FDA adalah lembaga pemerintah AS yang mengatur perizinan impor produk makanan minuman, obat, medis, produk elektornik beradiasi, kosmetik, produk untuk hewan, dan tembakau. Melalui seminar yang juga dihadiri perwakilan, pihaknya memberi informasi mengenai kewenangan FDA terkait mekanisme impor, hingga saran untuk menggunakan jasa broker impor berliseni untuk membantu menyelesaikan kewajiban administrasi.

Dia menambahkan agar eksportir UMKM tidak sungkan melakukan komunikasi awal dengan KJRI atau Indonesia American Chamber of Commerce – SCU (IACC-SCU) dalam memahami prosedur FDA. Sehingga, lebih banyak produk-produk Indonesia yang dapat diekspor ke luar negeri.(OL-2)

 

BERITA TERKAIT