02 September 2020, 12:39 WIB

Mantan Juru Siksa Khmer Merah Tutup Usia


Basuki Eka Purnama | Internasional

MANTAN guru yang kemudian menjadi juru siksa untuk rezim Khmer Merah di Kamboja yang menyebabkan sekitar 15 ribu orang tewas, meninggal dunia di usia 77 tahun, Rabu (2/9).

Kaing Guek Ev, atau yang lebih dikenal dengan nama Duch, terakhir kali memimpin Penjara Tuol Sleng, dan divonis bersalah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan oleh pengadilan PBB atas perannya di rezim Khmer Merah.

Lahir pada 1942, mantan guru matematika itu kemudian menjadi interogator utama Khmer Merah yang berkuasa di Kamboja antara 1975 dan 1979.

Baca juga: Pemimpin Libanon Janji Bentuk Kabinet Dalam Tempo 2 Pekan

Duch memimpin penyiksaan terhadap ribuan laki-laki, perempuan, dan anak-anak di sebuah sekolah yang diubah menjadi penjara. Warga Kamboja itu disiksa agar mengaku melakukan kejahatan.

Setelah Khmer Merah tumbang, Duch tetap berkuasa di pemerintahan komunis yang berperang melawan pasukan Vietnam.

Dia kemudian menganut agama Kristen di usia tuanya dan bekerja untuk yayasan amal di barat Kamboja menggunakan nama palsu sebelum ditangkap pada 1999. Kala itu, mayoritas orang menyangka dia telah tewas.

Duch adalah anggota Khmer Merah pertama yang dijathui hukuman oleh pengadilan di Kamboja. Dia divonis penjara seumur hidup pada 2012. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT