01 September 2020, 18:55 WIB

Pemerintah Optimistis Inflasi Tahun Ini Terkendali


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

PEMERINTAH optimistis tingkat inflasi pada 2020 akan terjaga di kisaran 3% plus minus 1 atau sesuai target. Adapun proyeksi tingkat inflasi pada tahun ini di bawah 2,5%.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, Selasa (1/9).

"Inflasi diperkirakan terkendali 3% plus minus 1 untuk 2020. Secara menyeluruh diperkirakan inflasi 2020 akan di bawah 2,5%" tutur Ani, sapaan akrabnya.

Baca juga: Agustus Deflasi 0,05%, BPS: Daya Beli Masyarakat Belum Pulih

Pernyataannya terkait dengan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa terjadi deflasi 0,05% pada Agustus 2020. Ini merupakan deflasi dua kali berturut-turut sepanjang tahun ini. Diketahui pada Juli 2020 juga terjadi deflasi sebesar 0,10%.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia menilai deflasi disebabkan berbagai faktor. Tidak hanya karena anjloknya permintaan masyarakat. Pemerintah dikatakannya berupaya meningkatkan daya beli masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah juga mengantisipasi tekanan pada berbagai komoditas yang memengaruhi tingkat inflasi. “Ketersediaan pasokan pangan akan terus didukung. Sehingga stabilitas harga, terutama pangan, akan dijaga. Administered price juga dilakukan policy akomodatif, untuk menjaga pemulihan dan stabiltias," jelas Ani.

Baca juga: Indeks Manufaktur Naik, Sinyal Positif untuk Ekonomi RI

Senada, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakini inflasi tahun ini berkisar 1,3%. Pernyataannya juga menyoroti laporan BPS terkait deflasi pada Agustus 2020. Bank Sentral memperkirakan inflasi tetap terkendali, sejalan dengan kebijakan dan koordinasi dengan pemerintah.

"Pada Agustus tadi BPS sudah melaporkan terjadi deflasi. Secara year on year (yoy) inflasi akan rendah sekitar 1,3%. Kami meyakini inflasi akhir tahun akan di bawah 2%," terang Perry.(OL-11)

BERITA TERKAIT