01 September 2020, 17:05 WIB

Kesadaran Warga Cianjur Gunakan Masker Masih Rendah


Benny Bastiandy | Nusantara

TINGKAT kesadaran warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dalam menerapkan protokol kesehatan, masih rendah. Hal tersebut terlihat dari hasil razia penggunaan masker yang dilakukan selama tiga pekan terakhir.

Razia yang dilakukan tim gabungan Satpol PP, TNI, Polri, serta elemen taktis lainnya di Kabupaten Cianjur, terjaring sekitrar 3 ribu warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. Mereka yang melanggar dikenai sanksi tertulis, lisan, serta sanksi sosial.

Kepala Seksi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Satpol PP Kabupaten Cianjur, Sri Laelani mengatakan masih banyaknya warga yang terjerat razia masker setidaknya mengindikasikan tingkat kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan relatif rendah. Apalagi warga yang terjaring razia rata-rata berdalih lupa ataupun ketinggalan membawa masker.

"Rata-rata mereka beralasan lupa ataupun ketinggalan masker. Padahal kami rutin wawar agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," kata Sri, Selasa (1/9).

Warga yang terjaring razia merupakan pejalan kaki, pengendara sepeda motor, serta pengendara mobil. Data mereka selanjutnya dicatat sebagai bahan evaluasi penerapan sanksi berikutnya.

"Sekarang bentuk sanksinya kerja sosial. Ada yang membersihkan area publik, ada juga yang memilih hukuman push up," sebut Sri.

Sri menyayangkan masih terdapat warga yang terkesan cuek menggunakan masker saat beraktivitas. Padahal, masker berguna cukup efektif menangkal penyebaran virus korona.

"Kami dibantu TNI, Polri, BPBD, PMI, dan elemen lain, akan terus melaksanakan razia masker ini. Upaya sosialisasi juga akan terus dilakukan agar warga betul-betul memahami pentingnya menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.

Seorang warga Cianjur Mochammad Nursidin, mengapresiasi upaya Pemkab Cianjur dan instansi lainnya yang gencar merazia warga tak menggunakan masker. Ia mendukung adanya penerapan sanksi bagi warga yang abai aturan protokol kesehatan.

"Covid-19 ini masih ada. Masih berpotensi terus menyebar. Makanya, penting menerapkan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker saat beraktivitas. Kalau ada warga yang bandel, ya lebih baik ditindak saja," terang Nursidin.

BERITA TERKAIT