01 September 2020, 11:08 WIB

Jokowi Sebut Pemda Punya Kesempatan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi


Nur Azizah | Ekonomi

PRESIDEN Joko Widodo menginginkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga positif. Karena itu, ia meminta seluruh kepala daerah bekerja lebih keras lagi dalam membelanjakan anggaran.

Jokowi menyebut Indonesia masih memiliki waktu satu bulan sebelum kuartal tiga ditutup. Kesempatan itu harus dimaksimalkan pada September 2020.

"Kita masih punya waktu satu bulan di September ini. Kalau kita masih berada pada posisi minus artinya kita masuk resesi," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (1/9).

Baca juga: Menkeu Teken Aturan Pemberian Paket Data Hingga Rp400 Ribu

Karena itu, Jokowi meminta kepala daerah mempercepat penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Terutama yang berkaitan dengan belanjaan barang, modal, dan bantuan sosial.

"Ini harus betul-betul disegerakan sehingga bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan memulihkan ekonomi di daerah ini," ujarnya.

Pada kuartal kedua, pertumbuhan ekonomi Indonesia -5,32%. Kendati begitu, Jokowi bersyukur Indonesia tidak terperosok jauh seperti negara lain.

Pertumbuhan ekonomi di Italia -17,3%, Jerman -11,7%, Perancis -19%, Amerika Serikat -9,5%.

"Ini patut kita terus syukuri. Sekali lagi realisasi anggaran ini agar disegerakan terutama dalam kuartal ketiga. Begitu kita belanjakan, kemungkinan kita bisa kembali lagi ke positif itu ada peluang," ujarnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT