01 September 2020, 09:25 WIB

Biden Salahkan Trump Sebabkan Negara tidak Aman


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

KANDIDAT presiden Amerika Serikat dari Parta Demokrat Joe Biden, Senin (Selasa ,1/9, WIB)), mengutuk kekerasan dalam protes baru-baru ini. Dia menyalahkan Presiden Donald Trump karena membuat negara tidak aman.

Pernyataan itu, dia lontarkan sebagai upaya Biden untuk melawan kritik dari Partai Republik bahwa ia lemah dalam hal hukum dan ketertiban.

"Apakah saya terlihat seperti seorang sosialis radikal dengan titik lemah bagi para perusuh?" kata Biden, berbicara di Pittsburgh, di Negara Bagian Pennsylvania. "Betulkah?"

Mantan wakil presiden AS itu menuduh Trump telah mengobarkan kekerasan di AS selama bertahun-tahun.

"Anda tahu," kata Biden, "Dia mungkin percaya dengan mengucapkan kata-kata hukum dan ketertiban membuatnya kuat, tetapi kegagalannya untuk meminta pendukungnya sendiri untuk berhenti bertindak sebagai milisi bersenjata di negara ini menunjukkan betapa lemahnya dia."

"Adakah yang percaya kekerasan akan berkurang di Amerika jika Donald Trump terpilih kembali?" tanya Biden.

Pernyataan Biden mewakili poros dari garis utama serangannya sejauh ini, yaitu Gedung Putih telah salah dalam merespons pandemi virus korona, yang telah menewaskan lebih dari 180.000 orang di AS.

Sebagai informasi, Biden memimpin dalam jajak pendapat menjelang pemilihan umum November mendatang. (BBC/OL-13)

Baca Juga: Trump Bela Pendukung yang Terlibat Bentrokan Mematikan

BERITA TERKAIT