01 September 2020, 05:46 WIB

Integritas Kunci Keberhasilan Polwan


Dero Iqbal Mahendra | Politik dan Hukum

KEPOLISIAN Republik Indonesia (Polri) semakin menunjukkan sebagai institusi modern. Antara lain, melalui kebijakan memberikan ruang seluas mungkin untuk polisi wanita (polwan) meniti karier dan mengukir prestasi hingga menduduki jabatan tinggi.

Polwan, sesuai dengan mo­tonya, ‘Esthi Bhakti Warapsari’ adalah putri-putri pilihan yang mampu bersaing dan berprestasi di institusi Polri.

Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis pun menegaskan tidak ada perbedaan perlakuan antara polwan dan polisi pria (polki). “Saya ingin memberikan bukti bahwa untuk polwan kalau dia bagus, dia juga punya kesempatan yang sama seperti dengan polki untuk menoreh­kan prestasi,” tutur Idham, beberapa waktu lalu.

Kapolri menjamin polwan memiliki kesempatan yang sama dalam berkarier hingga ke puncak organisasi dan menduduki jabatan strategis. Bahkan, proses yang dilalui polwan dan polki untuk menjadi pati juga tidak berbeda. Termasuk mekanisme melalui Dewan Kepangkatan dan Jabat­an Tinggi (Wanjakti) Mabes.

Itu juga terlihat pada Mei lalu, Kapolri mengangkat dan memberikan posisi strategis kepada 18 polwan di Korps Bhayangkara melalui mutasi dan rotasi. Terakhir Polwan Polres Merauke bernama Briptu Fathmah Mariana Rahayaan terpilih menjadi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB 2020.

Senada dengan itu, Irjen Pol Purnawirawan Basaria Panjaitan yang merupakan perempuan pertama yang berpangkat Inspektur Jenderal (bintang dua) di dalam sejarah Polri, menegaskan kesempatan tersebut ada dan terbuka luas bagi para polwan. Namun, hal tersebut harus didukung dengan kemampuan yang mumpuni dan prestasi yang mendukung.

“Biar pun polwan maupun polki, kalau memiliki kemampuan yang sama tentu bisa maju. Mungkin kalau polwan harus bisa lebih menujukkan prestasinya,” ungkap Basaria Kepada Media Indonesia.

Basaria pun mengingatkan agar para polwan tidak terlalu manja bila ingin menduduki jabatan strategis. Mereka tentu harus mampu untuk bersaing dan jangan berharap adanya dispensasi yang berbasiskan kuota.

“Kalau sekarang kesempat­annya jauh lebih besar dibandingkan era saya. Sekarang bahkan sudah ada perempuan yang ikut akademi kepolisian (STIK), bukan tidak mungkin nantinya akan ada kapolri wanita,” terang Basaria.

Dengan integritas yang baik, Basaria meyakini kepercayaan masyarakat akan naik dengan sendirinya. “Integritas Ini kunci keberasilan kita, Terlebih polisi itu harus menyatu dengan masyarakat untuk memberantas kejahatan dan menjaga ketertiban di masyarakat,” ungkap Basaria.

Dalam menjalankan tugas, polwan dituntut bersikap humanis dan melakukan pendekatan yang bersifat persuasif kepada masyarakat. Tidak aneh bila banyak polwan melakukan kegiatan sosialisasi langsung ke masyarakat. Hal itu bagian dari pelayanan dan pengabdian.

Contohnya pada masa pandemi covid-19 yang menggangu kehidupan masyarakat. Polwan menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan serta secara konsisten melakukan sosialisasi kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Sosialisasi pemakaian mas­ker sangat penting bagi pengguna jalan, khususnya pengguna kendaraan bermotor karena berada di tempat umum yang rawan dari sebaran virus korona.

Sebagai bagian dari Hari Jadi Polwan ke-72, bertajuk ‘Polwan Siap Mewujudkan Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif’, banyak anggota polwan yang melakukan bakti sosial dan sosialisasi kepada masyarakat terkait covid-19.

Seperti yang dilakukan Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi yang melakukan bhakti sosial bersamaan dengan sosialisasi pen­tingnya penggunaan masker dengan membagikan bahan makanan ke masyarakat. Begitu juga yang dilakukan polwan Polda Sulteng yang melakukan ­upaya serupa dengan memberi bantuan bibit ikan dan tomat kepada masyarakat di Kecamatan Labuhan dan Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala.

Hal itu juga dilakukan polwan Polda Kepri di bawah pimpinan Perwira Koordinator (Pakor) Polwan, AKBP Serfida dan jajaran polwan se-Polda Kepri yang melaksanakan kegiatan pembagian masker di beberapa lokasi, pada Agustus ini.

Kegiatan bhakti sosial itu merupakan wujud dari polwan peduli dan berbagi kasih di tengah situasi dan kondisi masyarakat yang diguncang pandemi covid-19, serta menyongsong peringatan Hari Polisi Wanita yang ke-72. (Dro/S1-25)

BERITA TERKAIT