30 August 2020, 17:04 WIB

Peristiwa Ciracas, TNI Minta Maaf


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

KEPALA Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, menyampaikan permintaan maaf atas adanya oknum TNI yang melakukan penyerangan dan perusakan di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8) dini hari.

"TNI AD mohon maaf atas terjadinya insiden yang menyebabkan korban maupun kerusakan yang dialami oleh rekan-rekan baik masyarakat sipil maupun anggota polri yang tidak tahu apa apa," ungkap Andika, Minggu (30/8).

Hadi menyebut pihaknya akan mengganti rugi terhadap biaya perawatan rumah sakit maupun kerusakan yang ditimbulkan oleh para pelaku.

"Kemudian kita juga akan membuat mekanisme agar mereka semua yang menjadi tersangka dan menjadi terdakwa menganti segala kerusakan maupun biaya-biaya pengobatan korban," paparnya.

Hadi menjelaskan pemeriksaan untuk personil yang pelakunya prajurit angkatan darat maka TNI angkatan darat akan menangani langsung di supervisi oleh Puspom TNI.

Baca juga : 12 Anggota TNI Diduga Pelaku Perusakan Polsek Ciracas Ditahan

"Karena apa? Karena kami ingin mengungkap sejauh-jauhnya sampai semua terungkap," tegasnya.

Hingga kini, Polisi Militer Kodam Jaya sudah memeriksa 12 orang yang seluruhnya adalah prajurit TNI AD.

"Tetapi ada 19 orang lagi yang sudah ada indikasi dan saat ini sudah dalam proses pemanggilan," ujarnya.

 "Jadi total ada 31 dan pemeriksaan ini akan  berlangsung dan akan dipenuhi semua kebutuhan administrasi," tambahnya.

Hadi pun meminta bantuan kepada seluruh warga yang mengetahui kejadian tersebut untuk memberikan informasi pengembangan kasus.

"Selain kami melakukan pemeriksaan secara fisik, elektronik segala macam bisa kami lakukan, kami juga ingin bantuan informasi masyarakat," tuturnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT