30 August 2020, 13:15 WIB

1.500 Siswa SD dan SMP di Solo Terima Ponsel untuk PJJ Daring


Widjajadi | Nusantara

Pemerintah Kota Surakarta dengan uluran CSR (corporate social responsibility) akhirnya mampu menyediakan pengadaan smartphone atau telepon seluler (ponsel) pintar bagi siswa miskin. Para siswa tersebut sebelumnya tidak mampu mengikuti program PJJ (pembelajaran jarak jauh) selama masa pandemi covid-19.

Memang belum semua siswa miskin mendapatkan gawai ini. Namun, setidaknya 1.500 ponsel untuk siswa dari 27 sekolah negeri dan 49 sekolah swasta di Surakarta. Seleksi dilakukan dengan cara diranking mulai dari yang paling membutuhkan. Selain itu, para siswa juga mendapat bantuan kuota 45 GB.

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo (Rudy) bersama Wakil Wali Kota Ahmad Purnomo dan Sekda Surakarta Ahyani pada Minggu (30/8) menyerahkan secara simbolis bantuan ponsel pada siswa.

Penyerahan itu disatukan dalam kegiatan bertema'Peluncuran Dalan Slamet (Dolanan Lalu Lintas Lan Sinau Keselamatan lan Ketertiban) sebuah pembelajaran lalu lintas bagi anak Sekolah Dasar dengan permainan interaktif.

Baca juga: Maju Pilkada, Gus Ipul Mundur Sebagai Komut PTPN III

Rudy sangat berharap bantuan gawai bisa digunakan sebagai sarana pendukung belajar siswa yang kurang mampu, sehingga tidak ketinggalan dalam pembelajaran secara daring.

"Anak-anakku sekalian, gunakanlah hape yang kalian terima hanya untuk belajar dan jangan gunakan untuk chating atau hal yang tidak bermanfaat. Gunakankan hp untuk mendukung belajar kalian," tegas Rudy.

Dengan adanya bantuan hape, maka siswa terkendala dalam PJJ secara daring bisa diminimalkan. Oleh karena itu, Rudy berharap penerima bantuan untuk selalu bersyukur.

"Bersyukur kepada Tuhan dan suka berbuat baik pada sesama dengan tidak memandang suku, agama, ras dan golongan," imbuh Rudy.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Etty Retnowati menjelaskan bantuan gawai sebanyak 1.500 buah ditargetkan sampai bulan Oktober sudah rampung. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT