30 August 2020, 12:12 WIB

Kasus Positif Bertambah, Cimahi Rawan Zona Merah Covid-19


Depi Gunawan | Nusantara

JUMLAH kasus positif covid-19 di Kota Cimahi terus bertambah. Dalam tiga hari terakhir, tercatat sudah ada 34 warga terinfeksi covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Chanifah Listyarini mengakui penambahan jumlah kasus positif covid-19 ini ditemukan usai pihaknya melaksanakan tes kepada sejumlah warga.

"Dalam empat hari terakhir, kasus positif covid-19 bertambah 34 orang. Terbanyak ditemukan pada Sabtu (29/8) yakni sebanyak 20 orang berdasarkan hasil swab maraton. Sementara 14 orang sisanya ditemukan saat tes dua hari sebelumnya," beber Chanifah, Minggu (30/8).

Baca juga: Lima Pekerja Kesehatan Positif Covid-19, RSUD Tais Ditutup

Dengan penambahan tersebut, terang dia, sangat dimungkinkan Cimahi kembali masuk zona merah.

Hal itu tentunya menjadi peringatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan.

"Untuk mencegah penyebaran covid-19, kami ingatkan warga untuk menahan diri tidak bepergian ke luar daerah. Kalaupun terpaksa, sebaiknya selalu
mengutamakan protokol kesehatan seperti memakai masker," ujarnya.

Menurut Chanifah, tren penambahan kasus bukan hanya terjadi di Cimahi saja tetapi secara nasional. Salah satu penyebabnya karena saat ini masyarakat sudah dibebaskan melakukan perjalanan ke luar daerah.

"Contohnya yang menimpa dua keluarga di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara. Mereka dinyatakan positif setelah sebelumnya salah satu anggota keluarganya melakukan perjalanan keluar daerah," katanya.

Mengenai ketersediaan tempat isolasi pasien positif covid-19, lanjut dia, sampai saat ini masih mencukupi, baik di RSUD Cibabat maupun kantor Badan Pengelola Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Barat.

"Masih bisa mencukupi karena jumlah pasien yang sembuh juga banyak," jelasnya.

Dengan penambahan kasus tersebut, total warga Cimahi yang terpapar covid-19 mencapai 205 orang. Rinciannya, 136 orang sudah dinyatakan sembuh, 4 orang meninggal, dan 65 masih positif aktif. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT