29 August 2020, 11:31 WIB

Di Hari Asyura, KITA Gelar Santunan dan Doa Untuk Indonesia


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

ASYURA adalah hari kesepuluh bulan Muharram. Di dalamnya banyak peristiwa bersejarah yang memberi pelajaran bahwa kehidupan ini penuh tantangan yang harus dihadapi dengan kesabaran, kecerdasan dan kesolihan. Demikian dikatakan koordinator KITA (Kerapatan Indonesia Tanah Air), Maman Imanul Haq dalam acara doa untuk bangsa dan santunan anak yatim di Ponpes Al-Mizan Jatiwangi Majalengka, Sabtu (29/8).

"Di hari Asyura, Nabi Musa dan kaumnya terlepas dari Firaun yang ditenggelamkan Allah di laut Merah. Keluarga Nabi Yakub disatukan, Nabi Ayyub disembuhkan dari penyakit dan banyak lagi peristiwa sejarah yang bisa kita ambil hikmah," terang Anggota Komisi 8 DPR RI ini. 

KITA yang dideklarasikan di Gedung Joeang 19 Agustus 2020 terus bergerak melakukan konsolidasi dan kegiatan sosial di seluruh Indonesia. Setelah peluncuran lagu Kita Indonesia dan Pesantren Melodia Mizani di monumen Pahlawan Nasional Sisingamangaraja ke 12 di Medan, Kamis (27/8), pada hari ini serentak KITA mengadakan doa untuk bangsa dan santunan untuk anak-anak yatim di 19 titik. Di antaranya di Ponpes Al-Mizan Majalengka dan Cianjur.

baca juga: Tidak Ada KAMI, yang Ada KITA Indonesia

Husni Mubarok, panitia acara Asyura mengatakan bahwa di 19 titik yang dipilih KITA ini diisi dengan pembagian santuna untuk masing-masing 99 bingkisan. 

"19 adalah jumlah huruf dalam Basmalah, sementara 99 itu asmaul Husna. Agar kita senantiasa memulai kegiatan dengan Bismillah dengan mengusung nilai ilahiyah dan kemanusiaan", ujar salah satu deklarator KITA ini. 

KITA pun membuat sanggar belajar berbasis komunitas dan membagikan pulsa internet gratis. (OL-3)

BERITA TERKAIT