29 August 2020, 11:05 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Hanyut di Sungai Singkoyo


Mitha Meinansi | Nusantara

TIM SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban hilang terseret arus sungai Singkoyo, di Desa Mekar Kencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Penemuan korban sudah memasuki hari keempat pencarian. Korban yang ditemukan adalah  Wayan Sudiase, 35. Ia hanyut bersama suami, Wayan Suwandita, 43 dan anaknya Wayan Agus Pradita, 16. Jasad Wayan Agus Pradita telah ditemukan sebelumnya.

Menurut Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes, tim SAR gabungan terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Polairud, Polsek Toili, Sabhara Polres Banggai, Koramil, Babinsa Toili, aparat desa dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian terhadap pasangan suami istri yang hanyut pada Selasa (25/8) sore lalu, hingga Jumat pagi, dengan membagi SRU menjadi 2. 

Yakni SRU 1 menyisir dengan menggunakan perahu karet dan SRU 2 menyisir pinggiran sungai dengan berjalan kaki.

"Saat melakukan pencarain pada hari keempat kemarin, pada pukul 17.40  Wita tim SAR gabungan menerima informasi dari salah satu warga bernama Pak Tono, bahwa ia telah menemukan korban yang diketahui bernama Wayan Sudiase," ujar Andrias Sabtu (29/8).

Korban ditemukan sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadian. Saat menerima informasi, tim SAR gabungan langsung bergegas ke lokasi penemuan korban, dan melakukan evakuasi korban kedalam kantong jenazah. Korban selanjutnya dibawah ke rumah duka di desa Mekar Kencana, di Kecamatan Toili. Dengan ditemukannya korban kedua maka tersisa satu korban lagi yang masih dalam pencarian yakni Wayan Suwandita (43), yang merupakan suami dari Wayan Sudiase dan ayah dari  Wayan Agus Pradita, korban yang telah ditemukan sebelumnya.

baca juga: Satu Keluarga Hanyut Terbawa Arus Sungai Singkoyo

Berdasarkan penyampaian Kepala Sub Seksi Operasi SAR, Andi Sultan pencarian satu korban lagi dilanjutkan hari ini. 

"Beberapa saat setelah satu korban ditemukan, operasi SAR pada hari keempat kami tutup untuk sementara, karena hari sudah mulai gelap. Dan operasi pencarain kembali dilanjutkan hari ini," terang Andi Sultan. (OL-3)

BERITA TERKAIT