29 August 2020, 06:07 WIB

Wall Street Dibuka Menguat di Tengah Data Baru Ekonomi AS


Antara | Ekonomi

SAHAM-saham di Bursa Efek New York, Wall Street Amerika Serikat dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat karena investor mempelajari data ekonomi yang baru dirilis. Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 83,39 poin atau 0,29 persen menjadi 28.575,66. Indeks SP 500 bertambah 10,57 poin atau 0,3 persen menjadi 3.495,12 dan Indeks Komposit Nasdaq naik 63,96 poin atau 0,55 persen menjadi 11.689,29 poin.
  
Dari 11 sektor utama dalam Indeks SP 500, sektor teknologi naik 0,6 persen pada perdagangan pagi, mengungguli yang lain. Sedangkan sektor real estate tergelincir 0,65 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terburuk. Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan pada Jumat, pengeluaran konsumsi pribadi di AS meningkat 1,9 persen pada Juli dan pendapatan pribadi meningkat 0,4 persen.
  
"Pemulihan konsumen berlanjut pada bulan Juli, dengan pertumbuhan yang solid baik dalam pendapatan dan pengeluaran," kata Kepala Ekonom FHN Financial, Chris Low, dalam sebuah catatan.
  
Ia menambahkan kompensasi secara signifikan lebih tinggi dibanding terendah Februari, tetapi masih memiliki sekitar lima persen untuk bertambah sebelum pulih sepenuhnya. Wall Street terus mencerna strategi kebijakan baru bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), tentang inflasi.

baca juga: Pencairan PMN Tinggal Tunggu PP
  
Ketua Fed Jerome Powell mengumumkan pada Kamis (27/8) bahwa bank sentral akan berusaha mencapai inflasi rata-rata 2 persen dari waktu ke waktu, sebuah strategi baru untuk melaksanakan kebijakan moneter guna membantu memerangi pandemi covid-19 dan meningkatkan pemulihan ekonomi. Saham-saham AS berakhir bervariasi pada hari Kamis setelah pendekatan kebijakan baru Fed. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT