28 August 2020, 21:35 WIB

104 RW, 72 Persen Kelurahan di Kota Bogor Zona Merah Covid


Dede Susianti | Nusantara

WALI Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebutkan, saat ini sudah ratusan RW (rukun warga) yang masuk kategori zona merah dengan kasus penularan covid-19 tinggi.

Berdasarkan data yang dikeluarkan humas Pemkot Bogor, per tanggal 27 Agustus 2020, tercatat zona merah di Kota Bogor, sebanyak 104 RW zona merah dari total 797 RW atau sebesar 13,42%.

Kemudian, sebanyak 49 kelurahan zona merah dari 68 Kelurahan atau sebesar 72,05%.

“Di RW-RW zona merah ini tidak boleh berkerumun, mengadakan aktivitas sosial keagamaan, diminta untuk tinggal di rumah. Termasuk salat jumat di rw zona merah ditiadakan, kecuali kebutuhan medis dan pangan,”jelas Bima, saat jumpa pers di teras Balaikota, Jumat (28/8).

Baca juga : Zona Merah, Pemkot Bogor Berlakukan Jam Malam

Bima menjelaskan, saat ini pihaknya melihat tren covid naik, dan kepedulian warga turun. Dia menyebut, Kecamatan Bogor Barat merupakan wilayah tertinggi kasus covid-19 dan Bogor Timur wilayah terendah kasus covid-19.

"Kita ingin warga sadar, keadaan belum aman. Virus ini bergerak cepat. Data kita, OTG atau orang tanpa gejala itu 50 persen. Tapi banyak juga dengan gejala. Virus ini masih berbahaya. Jangan lengah. Kita akan ikhtiarkan kesadaran warga timbul. Pol PP, TNI dan Polri untuk patroli,"ungkapnya.

Kepada warganya, Bima meminta untuk berikan aduan apabila ada pelanggaran atau kasus positif, OTG yang lolos.

"Silahkan sampaikan kepada kami lewat aplikasi si badra. Silahkan laporkan di sana. Akan di reson cepat. Kami juga menghinbau pada tokoh agama dan masyarakat, lakuka doa. Di masjid-masjid pada saat salat subuh, di gereja, di semua tempat ibadah,"pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT