28 August 2020, 19:10 WIB

Bantu UMKM di Kalimantan, Pertamina Alokasikan Rp12 Miliar


Surya Sriyanti | Nusantara

PELAKU Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalimantan dipacu agar bisa maju dan berkembang, tahun ini PT Pertamina menganggarkan melalui progam kemitraan sebesar Rp12 Miliar. Angka ini jauh lebih besar dibanding Tahun 2019 lalu yang mencapai Rp6 Miliar.

Roberth MV Dumatubun, Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Jumat (28/8) di Palangka Raya, Kalteng menjelaskan anggaran tersebut akan disebar keseluruh Kalimantan untuk membantu para pelaku usaha kecil (UMKM).

"Khusus untuk Kalteng yang menerima bantuan dari progam kemitraan ini ada sekitar 507 pelaku usaha kecil," jelasnya.

Progam kemitraan ini menurut dia, sangat kencang disosialisasikan sejumlah   sektor jenis usaha UMKM seperti kuliner, kerajinan tangan (handycraft), bahkan sekarang program ini ini merambah aspek bisnis energi.

Contohnya, untuk  pangkalan LPG 3 kg ditawarkan untuk juga menjual LPG Bright Gas 5,5 kg  ini sebagai salah satu stimulus yang diberikan Pertamina  melalui progam kemitraan yaitu mereka pinjam bantuan modal dalam bentuk LPG  5,5 Kg.

"Ini agar masyarakat belajar selain menggunakan LPG  3 kg mereka bisa juga  gunakan  gas yang  5,5 kg . Maksudnya agar  LPG susbsidi 3 Kg  tepat sasaran. Kemudian  masyarakat yang seharusnya  tidak menggunakan LPG  3 kg bisa beralih ke LPG 5,5  kg. Itulah konsep dari Pertamina," jelas Roberth.

Sebelumnya, sejumlah petinggi Pertamina  pada Kamis (27/8) seperti Condro Kirono (Komisaris Pertamina), Nicke Widyawati ( Direktur Utama),  M. Haryo Yunianto (Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) serta  General Manager Pertamina MOR VI Kalimantan, Freddy Anwar melakukan kunjungan ke Palangkaraya, Kalteng.

Kedatangan mereka selain untuk melakukan  penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pertamina , Pemprov Kalteng  serta Kabupaten Barito Timur, dalam pendayagunaan asset Pertamina sepanjang 60 km, mereka juga  melakukan peninjauan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)
64.731.08  yang berlokasi  Jalan Imam Bonjol, Langkai, Pahandut, Kota Palangka Raya. (OL-13)

 

BERITA TERKAIT