26 August 2020, 12:15 WIB

Gandeng Visa, Evos Komit Kembangkan Ekosistem Esports di Indonesia


Mediaindonesia.com | Olahraga

SEIRING perkembangan esport di Indonesia, banyak perusahaan besar yang mulai melirik. Salah satu adalah Visa. Perusahaan teknologi pembayaran digital berskala global itu berkolaborasi dengan tim Evos untuk mengembangkan ekosistem esports di Indonesia.

Kerjasama tersebut merupakan terobosan pertama Visa dan menandai keseriusan mereka dalam memasuki industri gim, khususnya esports di Asia Tenggara. Nantinya Visa akan membantu dan mendukung program Evos Membership sebagai solusi pembayaran digital ketika penggemar mengajukan keanggotaan, sekaligus memungkinkan pembayaran untuk pembelian mata uang dalam gim dan merchandise Evos Esports.

Baca juga: Esport Jadi Trending Selama Pandemi Covid-19

Kolaborasi strategis dengan brand besar seperti Visa menandakan bahwa industri esports akan semakin berkembang di Indonesia. Berbagai inisiatif menarik dengan perusahaan pembayaran digital itu sedang direncanakan dan akan diumumkan beberapa bulan mendatang. Melalui inisiatif itu juga, Visa akan mempermudah anggota Evos untuk mewujudkan mimpi mereka berkarier di industri esports sesuai dengan campaign Evos Esports 'Unlock your Dreams'.

“Tentunya kami sangat senang dapat bermitra dengan Visa saat mereka memasuki industri esports untuk pertama kalinya di Asia Tenggara. Visa memahami kekuatan esports sebagai platform yang sangat baik untuk menjangkau generasi milenials dan Gen Z. Kini esports tidak lagi hanya permainan anak-anak tetapi telah berkembang menjadi industri yang memiliki nilai sebesar US$1 miliar secara global,” cetus Co-founder dan Chief Business Officer Evos Esports, Hartman Harris.

Hal senada dikatakan Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman. “Kami senang dapat bermitra dengan Evos, untuk membuka akses lebih luas lagi bagi komunitas gaming di Indonesia ke jaringan pembayaran digital global Visa, dalam lanskap gaming yang terus bertumbuh pesat.”

Riko menambahkan, studi terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan dan perilaku berbelanja telah semakin bergeser ke arah pembayaran nontunai. "Sejalan dengan visi kami untuk menjadikan Visa cara terbaik untuk membayar dan dibayar bagi siapapun, di manapun, kami percaya dukungan kami untuk membangun pengalaman membayar yang semakin nyaman akan dapat memberi nilai tambah bagi Evos dalam mewujudkan 'Unlock Your Dreams' para anggotanya, dan turut memajukan ekosistem esports di Indonesia.”

Sementara itu, organisasi riset dan analisis video game di Asia, Niko Partners memperkirakan bahwa proyeksi PC dan game mobile di Asia Tenggara akan mencapai 476 juta pada 2023 mendatang dan menghasilkan potensi pendapatan sebesar US$8,3 miliar. Hal itu menjadikan Asia sebagai wilayah dengan pertumbuhan pendapatan gim online tercepat di dunia dan Indonesia memiliki lebih dari 52 juta orang yang bermain gim online. (RO/A-1)

 

BERITA TERKAIT