25 August 2020, 22:14 WIB

KPK Cecar Pejabat Kemenhub Soal Aliran Dana PTDI


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

TIM penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali keterangan Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan Kementerian Perhubungan Firdaus Komarno. Ia diminta menjabarkan dugaan aliran hasil korupsi penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Tahun 2007-2017.

"Penyidik masih terus mendalami melalui keterangan para saksi mengenai dugaan penerimaan sejumlah uang (kickback) kepada para pihak end user termasuk kepada Tersangka BS," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (25/8).

Menurut dia, pemeriksaan Firdaus untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Direktur Utama PTDI, Budi Santoso. Penyidik mencecar Firdaus mengenai aliran dana dari korupsi PT DI dari pemasaran dan penjualan yang diduga diterima para pejabat PT DI, termasuk Budi Santoso.

Baca juga : Pekan Depan, Dewas Kembali Gali Dugaan Pelanggaran Etik Firli

Selain Firdaus, tim penyidik juga memeriksa pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapennas) Rizky Ferianto dan pensiunan TNI Danardono Sulistiyo Adji. Keduanya juga dicecar penyidik mengenai aliran uang yang diterima Budi Santoso dan pihak lainnya.

KPK telah menahan Budi Santoso dan mantan Direktur Niaga PT Dirgantara Indonesia Irzal Rinaldi Zailani. Penahanan dilakukan setelah keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kegiatan penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia pada 2007-2017. (OL-7)

BERITA TERKAIT