24 August 2020, 02:55 WIB

Artis Meriahkan Acara di Houston 


MI | Internasional

SEJUMLAH seniman dan artis Indonesia ikut memeriahkan acara Virtual Indonesian Festival (VIF) 2020 yang digelar Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Houston, Amerika Serikat, bekerja sama dengan Indonesian Chamber of Commerce Southeastern Central USA (IACC-SCU).

Jaya Suprana, pianis sekaligus Presiden Direktur Jamu Jago dan CEO Museum Rekor Indonesia (Muri), misalnya, tampil dengan permainan piano dan mengiringi tarian yang sangat erat kaitannya dengan nuansa Jawa dan jamu yang akan dipromosikan di AS.

Penyanyi Vina Pandu winata, Ikang Fawzi, dan musikus James F Sundah juga ikut memeriahkan VIF 2020 yang dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar itu.

"Tahun ini kita melakukan adjustment, tapi kita tetap merayakan Hari Kemerdeka an Indonesia. Penting sekali bagi kita untuk terus melanjutkan transaksi bisnis kita di dalam new normal saat ini," ujar Mahendra.

Acara tersebut ikut diramaikan dengan bincangbincang virtual dan bazar guna memperkenalkan produk dalam negeri, pertunjukan tari, musik, dan kuliner Nusantara kepada masyarakat setempat, baik di dalam maupun luar wilayah kerja KJRI Houston.

Festival yang rutin digelar setiap tahun itu berbeda dengan sebelumnya karena digelar secara virtual akibat pandemi covid-19. Berlangsungnya Indonesian Festival pada tahun ini merupakan upaya KJRI Houston untuk tetap menjalankan diplomasi ekonomi meskipun Texas tengah memberlakukan pembatasan jarak sosial dan pedoman kesehatan.

Menurut keterangan KJRI Houston, tidak kurang dari 25 vendor baik dari Indonesia maupun AS ikut meramaikan festival tersebut. Mereka memamerkan produk melalui Youtube dan Facebook yang disaksikan langsung oleh 2 ribu penonton. Para vendor dituntut membuat video semenarik mungkin.

Calon konsumen yang tertarik kemudian dapat menghubungi nomor kontak dan alamat e-mail yang di siarkan oleh vendor atau melalui panitia VIF. Konjen RI di Houston, Nana Yuliana, menyampaikan bahwa volume perdagangan IndonesiaAS tetap stabil pada 2020. 

"Tahun ini kita belajar dari gaptek (gagap teknologi) menjadi gotech. Kita tetap semangat untuk Indonesia, khususnya untuk mendukung UMKM," ujarnya. (Hym/Van/X-11)

BERITA TERKAIT