22 August 2020, 18:10 WIB

Tepis Perombakan Kabinet, Mensesneg: Presiden Ingin Menteri Fokus


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

MENTERI Sekretaris Negara Pratikno menepis kabar yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo akan melakukan perombakan kabinet secara besar-besaran.

Ia menegaskan bahwa saat ini seluruh menteri tengah fokus menangani krisis akibat pandemi covid-19.

"Pak Presiden selalu perintahkan kepada menteri untuk fokus bekerja, fokus menyelesaikan krisis dan fokus membajak momentum krisis ini untuk melakukan lompatan kemajuan di segala bidang. Itu yang sudah disampaikan Pak Presiden kepada saya karena saya juga mengkonfirmasi perihal ini kepada beliau kemarin," ujar Pratikno di Jakarta, Sabtu (22/8).

Masyarakat, saat ini, lanjut dia, membutuhkan pemerintahan yang bekerja cepat dan fokus menghasilkan solusi untuk mengatasi pandemi yang tengah berlangsung di Indonesia.

Oleh karena itu, isu-isu yang tidak relevan dengan penanganan covid-19 terlebih yang berisi pesan-pesan negatif sudah semestinya dikesampingkan

"Saat ini rakyat Indonesia membutuhkan kecepatan kerja pemerintah dengan seluruh jajarannya dan juga dengan seluruh komponen bangsa agar kita bisa segera keluar dari krisis. Krisis kesehatan segera selesai, krisis perekonomian segera selesai, dan justru kita sekali lagi melakukan lompatan kemajuan ke depan. Jadi tolong kita semuanya fokus untuk bekerja," jelasnya.

Isu perombakan kabinet kembali muncul ke permukaan setelah Indonesia Police Watch (IPW) berbicara mengenai hal tersebut.

"Kita semua terkejut dengan rilis yang mengatakan ada 18 menteri yang akan di-reshuffle. Itu tidak benar, karena hari-hari ini kita konsentrasi luar biasa untuk menghadapi krisis kesehatan dan krisis perekonomian," tandas Pratikno.(OL-4)

BERITA TERKAIT