22 August 2020, 02:05 WIB

Polisi Lacak Keberadaan HP Wartawan yang Tewas Mamuju


Widhoroso | Nusantara

KEPALA Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Syamsu Ridwan mengatakan pihak Polres Mamuju Tengah masih mendalami motif pembunuhan wartawan atas nama Demas Laira, 28. tim penyidik Polres Mamuju Tengah masih meminta keterangan dari orang-orang terdekat korban.

"Jadi pemeriksaan dimulai dari keluarga terdekat korban. Kejadiannya baru satu hari dan teman-teman penyidik Polres Mamuju Tengah masih terus melakukan penyelidikan," terang Syamsu Ridwan, Jumat (21/8).

Ia membenarkan bahwa di lokasi ditemukannya jasad wartawan tersebut ditemukan sejumlah barang bukti berupa, motor, dompet, kartu pers atas nama Demas Laira. "Terkait telepon genggam milik korban yang tidak ada ditemukan, itulah juga yang masih didalami," ujar Syamsu Ridwan.

Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah Iptu Agung Setyo Negoro mengatakan timnya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kematian wartawan tersebut. "Saya bersama tim masih di lapangan melakukan penyelidikan. Mohon doa dari rekan-rekan agar kasus ini bisa segera terungkap," kata Agung Setyo Negoro.

Jasad Demas Laira ditemukan seorang sopir truk di jalan poros Mamuju-Palu Sulawesi Tengah, di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Kamis (20/8) dini hari. Korban diduga merupakan korban kecelakaan lalu lintas.

"Awalnya, penemuan jasad itu diduga korban kecelakaan lalu lintas, namun setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap tubuh korban, ditemukan sejumlah luka tikaman sehingga kuat dugaan korban meninggal akibat penganiayaan," kata Agung Setyo Negoro.

Dari hasil visum, ditemukan 17 luka tikaman di tubuh korban. Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang milik korban, yakni sebuah sepeda motor, dompet serta tiga kartu pers kabardaerah.com dan targetkasus.com serta sulawesion.com atas nama Demas Laira. (Ant/R-1)

 

BERITA TERKAIT