18 August 2020, 00:03 WIB

Gandeng Kampus, Pintaria Beri Potongan Biaya Kuliah Hingga 50%


Ghani Nurcahyadi | Humaniora

PLATFORM teknologi edukasi (edtech) Pintaria yang khiusus menyediakan program kuliah daring atau pembelajaran campuran (blended learning) menggandeng 6 perguruan tinggi untuk memberikan potongan biaya kuliah sebesar 50% untuk siswa berprestasi.

CEO Pintaria Novistiar Rustandi mengatakan, calon mahasiswa bisa mendapatkan bantuan biaya kuliah hingga 50% selama 2 tahun atau 4 semester dengan syarat lolos tes online serentak dari Pintaria, dan untuk tahun kedua, mendapatkan nilai IPK minimal 2.75. 

Adapun jumlah kuota yang disediakan Pintaria adalah sejumlah 200 siswa berprestasi yang dialokasikan untuk 6 mitra kampus di Jabodetabek. 

Jika sebelumnya Pintaria lebih banyak dikenal sebagai penyedia kuliah online/blended learning bagi karyawan atau pekerja, untuk program ini Pintaria mengkhususkan dukungan bagi mereka lulusan SMA/Sederajat tahun 2019 dan 2020 yang masih dibiayai orang tuanya. 

“Kami melihat bahwa pandemi ini memberikan dampak bagi banyak kalangan, tak terkecuali para orang tua yang akan menguliahkan anaknya ke perguruan tinggi. Untuk itu, melalui program ini kami berharap dapat meringankan beban orang tua dan membantu siswa yang berprestasi agar bisa tetap lancar berkuliah dengan biaya yang terjangkau,” ujar Novistiar dalam siaran persnya.

Pendaftaran peserta akan dibuka hingga 22 Agustus 2020 dan tes online serentak akan diselenggarakan pada 25 Agustus 2020. Calon mahasiswa bisa memilih sendiri program kuliah blended learning yang ditawarkan oleh Pintaria bersama beberapa mitra kampus. 

Baca juga : UKT Mahasiswa Baru Unair 2020, Termahal Capai Rp25 juta

Terdapat 5 jurusan yang bisa dipilih calon mahasiswa dalam program ini, antara lain S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Manajemen, S1 Sistem Informasi dan S1 Teknik Informatika. 

Sedangkan 6 kampus yang bisa dipilih oleh calon mahasiswa antara lain Sekolah Tinggi Manajemen IMMI, Sekolah Tinggi Manajemen Labora, Universitas Krisnadwipayana, Universitas MH Thamrin, Universitas Sahid, dan Universitas Suryadarma. 

Novistiar menjelaskan, sebelum Covid-19 membuat hampir semua perkuliahan dilakukan secara online, mitra kampus Pintaria telah terlebih dulu menjalankan program kuliah blended learning, yakni gabungan metode pembelajaran kelas online dan kelas tatap muka.

Program kuliah blended learning memberikan banyak keuntungan bagi mahasiswa, antara lain, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, jadwal kuliah yang fleksibel, dan biaya kuliah yang terjangkau.

Dalam program dukungan biaya kuliah bagi siswa berprestasi ini, calon mahasiswa nantinya cukup membayar biaya awal mulai Rp250 ribu-Rp2 juta, dan biaya kuliah bulanan sekitar Rp300 ribu-Rp650 ribu per bulan, tergantung kampus yang dipilih. 

"Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, calon mahasiswa bisa mengunjungi website Pintaria," pungkas Novistiar. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT