17 August 2020, 11:47 WIB

Polres Surakarta Tiada Hari Tanpa Razia


Widjajadi | Nusantara

BELUM genap sepekan Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memimpin Polresta Surakarta, sejak itu pula dicanangkan program Tiada Hari Tanpa Razia (THTR). Operasi cipta kondisi dimaksudkan untuk menekan penyakit masyarakat (pekat), kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.

"Lewat operasi cipta kondisi dengan merazia kendaraan yang melintas di wilayah kota Surakarta setiap hari, target kami adalah menghilangkan penyakit masyarakat, menurunkan angka kejahatan dan kecelakaan di Kota Surakarta," tegas Ade di Balaikota Surakarta, Senin (17/8).

Dalam operasi, perugas melakukan pemeriksaan barang  bawaan di beberapa titik di wilayah Surakarta  baik roda dua atau lebih. Sementara kendaraan yang diperiksa meliputi sepeda motor, mobil boks serta kendaraan pribadi, terutama mobil berpelat nomor luar kota. Fokus pemeriksaan adalah barang bawaan. 

"Target kami adalah menemukan sajam, senpi, bahan peledak (handak),narkoba dan barang-barang berbahaya lainnya," imbuh dia.

Pemeriksaan kendaraan lanjut mantan Kapolres Karanganhyar itu adalah bagian Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk tekan Pekat (penyakit masyarakat), kecelakaan dan kriminalitas di wilayah kota Surakarta, dengan motto THTR (Tiada Hari Tanpa Razia) yang bertujuan menjadikan Kota Surakarta menjadi kota yang aman dan nyaman.

Terkait program THTR ini, Ade Safri menyampaikan permohonan maaf kepada  seluruh warga Surakarta dan sekitarnya, agar tidak kaget kalau bertemu razia Kepolisian pada pagi, siang, sore dan malam di seluruh penjuru kota Surakarta.

baca juga: Geng Motor Bacok Anggota Polres Cianjur Sedang Bertugas

Pada bagian lain, dalam upaya mengantisipasi meningkatnya kejahatan jelang Pilkada kota Surakarta 2020, pihaknya menurunkan seluruh personil untuk disebar di seluruh titik-titik rawan di wilayah Surakarta. Selain personil Polresta Surakarta, pasukan dari Dit Samapta Polda Jateng , Sat Brimob Polda Jateng dan dari TNI juga disiapkan untuk back up Polresta Surakarta.

"Kami siagakan Personel Sabhara, Brimob Polda Jateng dan TNI untuk sewaktu-waktu diturunkan di kota Surakarta," pungkas dia. (OL-3)

BERITA TERKAIT