15 August 2020, 13:45 WIB

Koperasi Kenisa NTT Buat Kelas Komputer untuk Sambut Era Digital


Ignas Kunda | Nusantara

SEJUMLAH warga dan anak-anak sekolah di Kampung Nunukae, Desa Leguderu, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, NTT, mengikuti kelas komputer, Sabtu (15/8).

Kelas komputer ini sebagai pendidikan tambahan di masa pandemi covid-19 dan mengatasi kesenjangan informasi teknologi yang selama ini terbatas pada anak-anak ataupun warga di perkotaan kabupaten.

Sejumlah anak-anak ini antusias memperhatikan materi yang diajarkan guru instruktur. Mereka mulai belajar mengetik sepuluh jari dan menggunakan program microsoft word, menghidupkan dan mematikan komputer, restart komputer, membuat folder hingga menyalin. Sedangkan sejumlah orang dewasa mulai membuka beberapa aplikasi gambar. Sekitar 70 orang mengikuti kelas perdana komputer ini.

Kegiatan yang digagas oleh koperasi Kenisa dengan Innovation for Indonesia's School Children Australia Indonesia Parternership bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat agar tak tertinggal menanggapi tuntutan komputerisasi dan digitalisasi.

Baca juga: 21 Anak di NTT Sembuh dari Korona

Menurut ketua koperasi Kenisa, Andreas Aja, selama ini koperasi hanya mengembangkan usaha simpan pinjam dan tergerak untuk mulai merambah usaha lain dalam membangun ekonomi warga di Kabupaten Nagekeo di era digital.

Selain itu, menurutnya, Koperasi Kenisa menjadi koperasi pertama di Nagekeo yang punya lembaga pelatihan kerja.

Andreas menyarankan bagi para siswa kelas pelatihan yang tidak punya komputer atau laptop bisa mengajukan pinjaman ke koperasi dan diberikan pinjaman dengan bunga rendah.

"Selama ini hanya usaha simpan pinjam, maka kami harus mengembangkan usaha di bidang lembaga pelatihan kerja dengan kegiatan komputerisasi demi menghadapi era digitalisasi, sehingga kita punya warga tidak ketinggalan dan terus belajar mengenal perubahan yang terus terjadi dari waktu ke waktu," ungkap Andreas.

Andreas juga menambahkan, setiap siswa yang mengikuti kelas komputer juga akan mendapatkan sertifikat dan berguna di dunia kerja karena proses sertifikasi dengan ujian kompetensi yang langsung dari Jakarta dan dilakukan secara daring.

"Setiap anak atau orang khususnya generasi sekarang akan lebih percaya diri bila dia menguasai teknologi berdasarkan hasil survey. Koperasi perlu untuk membangun aktualisasi diri buat generasi sekarang dengan melek teknologi terutama IT salah satunya komputer ini," ungkapnya.

Instruktur komputer dari SMKN l Aeramo Welemfridus Ndiwa mengatakan materi pelatihan disesuaikan dengan tingkat pendidikan anak-anak, karena ada siswa dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

Sedangkan orang dewasa mulai masuk ke dokumen dengan pengenalan aplikasi perkantoran, jaringan komputer, dan desain grafis

"Desain grafis ini penting menjadi modal karena sudah ada jaringan internet dari masing-masing telpon pintar yang digenggam, agar bisa produktif mendesain brosur atau iklan buat produk lokal yang mungkin selama ini tidak dikenal agar bisa lebih menarik dan diminati khalayak umum serta nanti bisa dipasarkan," tutur Welemfridus.(OL-5)

BERITA TERKAIT