15 August 2020, 02:15 WIB

TNI Bekerja bukan karena Nilai Survei Tinggi


MI | Politik dan Hukum

TNI selalu dan akan siap menghadapi segala bentuk ancaman kedaulatan Indonesia. Kiprah tidak hanya sebagai garda terdepan melawan pihak yang ingin mengganggu keutuhan Sang Garuda, tetapi juga siap membantu bangsa melewati berbagai cobaan.

Berikut kutipan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hasil wawancara dengan Media Indonesia menyambut HUT ke-75 Republik Indonesia.

Bagaimana TNI menjalankan tugas-tugas baru di tengah berkembangnya tantangan keamanan negara, termasuk dari ancaman bencana non alam semacam wabah penyakit ataupun terorisme?
Saat ini sebetulnya tidak ada tugas-tugas baru. Seluruh kemungkinan ancaman tersebut sudah tercakup dalam tugas pokok TNI, baik dalam bentuk operasi militer untuk perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP). TNI juga sudah memperkirakan bahwa ancaman akan semakin kompleks. 

Apakah tugas yang baru, baik di bidang terorisme maupun bencana nonalam, menambah beban dan mengganggu fokus dalam menjaga kedaulatan negara serta bagaimana TNI menjalakan tugas-tugas tersebut secara bersamaan?
Saat terjadi bencana alam beruntun pada 2018, TNI mengimplementasikan konsep trimatra terpadunya dengan membentuk komando tugas gabungan terpadu atau Kogasgabpad. Kogasgabpad mengoordinasikan kekuatan dari ketiga angkatan agar penanganan bencana alam tersebut dapat lebih optimal.

Upaya apa saja yang dilakukan TNI dalam meningkatkan kapasitas prajurit supaya mampu menjalankan tugas baru dan tugas utama hingga tantangan atau ancaman kedaulatan yang terus berubah dan semakin berat?
Prajurit TNI ialah aset utama yang dimiliki TNI sehingga untuk meningkatkan kapasitas prajurit, TNI menjalankan program pendidikan dan pelatihan secara bertingkat dan berkesinambungan.

Mengenai rencana meminta TNI dalam penanganan terorisme, apakah TNI siap dan apa saja yang tengah dipersiapkan?
Dalam melaksanakan operasi mengatasi aksi terorisme, TNI siap melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai penangkal, penindak, dan pemulih.

Pasukan-pasukan khusus TNI senantiasa memelihara dan meningkatkan kemampuannya. Demikian pula satuansatuan kewilayahan TNI yang berperang sebagai unsur deteksi dini dan cegah dini, temu cepat dan lapor cepat.

TNI sangat aktif dan menjadi salah satu garda bangsa dalam menanggulangi covid19. Apakah ke depan TNI akan membuat program khusus untuk meningkatkan kesiapan prajurit dalam menghadapi serangan-serangan biologis?
Dengan adanya pandemi covid-19, TNI perlu meresponsnya dengan meningkatkan kemampuan Nubika TNI. Ke depan, akan dibentuk Satuan Nubika di bawah Koopssus TNI yang akan meningkatkan kapasitas dan kemampuan Nubika. 

Di samping itu, TNI juga akan fokus meningkatkan kemampuan rumah sakit TNI dan menyiapkan SDM dalam bidang kesehatan untuk menghadapi berbagai ancaman biologi.

Bagaimana menanggapi hasil survei yang masih menempatkan TNI sebagai instansi paling dipercaya publik?
TNI bekerja tidak berdasarkan nilai survei yang tinggi, tetapi TNI memberikan apresiasi yang setinggitingginya atas kepercayaan terhadap TNI. (Cah/P-1)
 

BERITA TERKAIT