14 August 2020, 18:25 WIB

Dua Jenderal Polisi Jadi Tersangka Kasus Joko Tjandra


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

BARESKRIM Polri telah menetapkan dua jenderal menjadi tersangka terkait kasus red notice Joko Tjandra usai gelar perkara yang dilaksanakan di Mabes Polri, Jumat (24/8).

Gelar perkara red notice digelar di Mabes Polri sejak pukul 9.00 WIB pagi hingga pukul 11.15 WIB.

Sidang tersebut dihadiri langsung perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Divisi Propam, serta dari pengawas penyidik.

Pada kasus tipikor red notice, polisi membagi penetapan tersangka, yakni selaku pemberi dan selaku penerima.

"Selaku pemberi ini kita menetapkan JST (Joko Tjandra) dan saudara Tommy Sumardi," ujar Argo di Mabes Polri, Jumat (14/8).

Baca juga: Joko Tjandra jadi Tersangka Pembuatan Red Notice

Sementara untuk penerima korupsi dari penghapusan red notice Joko, polisi menetapkan dua jenderal Brigjen Prasetijo Utomo dan Brigjen Napoleon Bonaparte.

Kepolisian menduga kedua jenderal tersebut menerima suap terkait pengurusan surat jalan dan red notice Joko Tjandra.

Keputusan tersebut diambil setelah penyidik Tipikor Bareskrim memeriksa 19 saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

"Saksi yang berkaitan, yang melihat mendengar dan berkaitan dengan surat," papar Argo.

Kemudian, Argo mengatakan tim penyidik memeriksa ahli siber dan Inafis.

"Ancaman hukuman 5 tahun, saat ini kami masih dalam proses penyidikan selanjutnya," ungkap Argo. (OL-4)

BERITA TERKAIT