14 August 2020, 15:36 WIB

Dibandingkan Surabaya, Wagub DKI Sebut Warganya Lebih Disiplin


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengklaim kedisiplinan warga Jakarta terhadap protokol kesehatan semakin meningkat. Ini merespons pernyataan Kapolda Jawa Timur, yang menyebut warga Surabaya lebih disiplin dibandingkan warga Ibu Kota.

Peningkatan kedisiplinan warga, lanjut dia, merupakan buah dari sosialisasi dan penegakan sanksi oleh aparat. Mulai dari Satpol PP hingga ASN Pemprov DKI Jakarta.

"Soal disiplin, alhamdulillah warga Jakarta semakin memahami bahaya covid-19. Alhamdulillah kita sangat disiplin,” ujar Ariza, sapaan akrabnya, di Balai Kota, Jumat (14/8).

Baca juga: Ini Seruan Resmi Anies Soal Kegiatan HUT RI

“Ada penurunan kepatuhan dan kedisiplinan saat pelonggaran. Sehingga berakibat pada penyebaran covid-19, di samping banyaknya testing dan tracing. Alhamdulillah dalam beberapa minggu terakhir ini Jakarta lebih baik," imbuhnya.

Berbagai pembaruan regulasi dan dan penegakan aturan dikatakannya mampu meningkatkan kepatuhan warga. Dalam hal ini, terhadap protokol kesehatan untuk menekan laju penyebaran covid-19.

Hal itu dibuktikan dengan masifnya penindakan hasil dari pengawasan yang dilakukan aparat Satpol PP DKI. Sejak sanksi PSBB diberlakukan pada Mei lalu, denda pelanggaran sudah mencapai Rp 2,87 miliar. Terdapat 79.370 orang yang ditindak karena tidak menggunakan masker.

Baca juga: Tertib Protokol Kesehatan Kunci Aman Naik Ojol

"Kantor yang ditutup ada 31. Perusahaan yang mendapat SP 1 ada 389 dan yang mendapat SP 2 ada 101 perusahaan. Ini bukti aparat kita terus menegakkan pendisiplinan warga dan kegiatan," pungkas Ariza.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur, Irjen Fadli Imran, menyebut kedisiplinan warga Surabaya terhadap protokol kesehatan lebih baik dibandingkan warga Jakarta. Pernyataan itu diutarakannya kepada awak media pada Rabu (13/8) lalu.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT