14 August 2020, 13:56 WIB

Anies Dinilai tak Punya Rencana Matang Tekan Kasus Covid-19


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta menuding Gubernur Anies Baswedan tak memiliki kebijakan yang konkret untuk menekan penularan Covid-19. Jumlah kasus terkonfirmasi di Ibu Kota tembus di angka 27 ribu lebih kasus.

"Ini karena Pemprov DKI belum mempuyai program rem darurat yang efektif. Akibatnya ketika saat ini kasus memuncak, (Anies) enggak punya rencana yang matang," ungkap Ketua Fraksi PSI DKI Idris Ahmad saat dihubungi, Jakarta, Jumat (14/8).

Baca juga: Wagub Ungkap Warga Pondok Kelapa Sukarela Pasang Wifi Gratis

Idris menagih kebijakan rem darurat yang disebutkan Anies jika kasus positif Covid-19 di Jakarta meningkat tajam. Berdasarkan pemantauannya pada 13 Agustus 2020 ada 621 kasus positif di Ibu Kota.

"Kami menagih program rem darurat yang konkret dan dijelaskan dengan jelas kriteria kebijakan tersebut," kata Anggota Komisi E DPRD DKI itu.

Idris menyebut pembatasan kendaraan pribadi dengan sistem pelat ganjil genap bukanlah kebijakan rem darurat yang efektif menekan kasus positif Covid-19.

Ia menuturkan, kebijakan rem darurat Pemprov DKI juga harus punya rencana untuk mengurangi klaster-klaster di tempat umum. Perkantoran dan pasar di Jakarta sudah menjadi klaster penyumbang kasus menular tersebut.

"Selain itu sanksi harus dipertegas lewat denda harus progresif. Tapi sampai hari ini belum terlihat," pungkas Idris. (OL-6)

BERITA TERKAIT