14 August 2020, 04:30 WIB

Maria Sharapova: Babak Baru


Atalya Puspa | Hiburan

MANTAN petenis Maria Sharapova, 33, telah mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tenis profesional pada Februari lalu. Kini, ia memulai babak baru dalam kehidupannya, sebagai investor.

Bukan investasi dalam bentuk modal, Sharapova bergabung dengan perusahaan kesehatan berbasis teknologi, Therabody, sebagai konsultan strategis. #Sharapova mengatakan, ia bersemangat untuk bergelut dalam bidang industri kesehatan dan kebugaran. “Apa yang dilakukan industri itu dapat memberi dampak positif pada kehidupan seharihari bagi banyak orang,” kata Sharapova seperti dilansir dari People, beberapa waktu lalu.

“Bagiku, berkecimpung dalam bidang ini menarik karena bisnis ini memberikan alternatif yang lebih bagi semua atlet,” kata Sharapova.

“Dari percakapan pertamaku dengan tim mereka, terlihat jelas bahwa mereka memiliki visi yang hebat dan aku senang bekerja sama dengan mereka untuk membantu memberi nasihat tentang pertumbuhan perusahaan di masa depan,” lanjut pemenang lima kali gelar grand slam tersebut.

Selama menjadi petenis, Sharapova telah cukup akrab dengan dunia bisnis. Ia menjadi brand ambassador dari sejumlah merek ternama, seperti Nike, Evian, Canon, dan Porsche. Menurutnya, keinginan untuk memulai perusahaan sendiri telah muncul bahkan ketika dia masih di puncak kariernya sebagai petenis. “Ketika aku berhubungan dengan perusahaan-perusahaan terkenal, aku belajar bagaimana menyusun strategi bisnis dan menjalankan operasionalnya. Aku juga mempelajari dasar negoisasi kontrak dan berdiskusi tentang nilai suatu merek sekaligus kampanye pemasarannya,” ujar perempuan kelahiran Rusia tersebut.

 

Memasak

Pandemi covid-19 melanda Amerika Serikat hanya beberapa minggu setelah Sharapova mengumumkan pengunduran dirinya. Ia mengaku mempunyai lebih banyak waktu luang dengan adanya lockdown di sejumlah wilayah.

“Saat aku masih berkompetisi, aku hanya bisa menghabiskan beberapa minggu dalam setahun di rumah. Jadi rasanya senang memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai, bertemu dengan keluarga dan teman, serta fokus pada bisnis,” jelas Sharapova. “Aku suka bepergian, tapi lebih senang kalau tidak harus terburu-buru ke turnamen.”

Seperti kebanyakan orang, selama pandemi, Sharapova dan orangtuanya mengisi waktu dengan memasak. “Kami telah menghabiskan hampir seluruh waktu kami di dapur. Memasak, bikin kue, kami bahkan mengeluarkan mesin es krim, yang tidak aku keluarkan dari kotak selama bertahun-tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, berkebun juga menjadi salah satu caranya mengisi waktu.

Sharapova yang berlatih tenis sejak usia 4 tahun mengatakan ia masih ‘mengayun raket’ sesekali dengan teman-temannya. Namun, ia mencari cara baru untuk berolahraga. “Aku telah mencoba untuk menikmati alam terbuka sebanyak mungkin, berlatih tinju di pantai atau hiking di beberapa jalur terdekat,” ujar Sharapova.

Ia menambahkan, ketika memutuskan mundur dari tenis, ia telah siap untuk menantang dirinya melakukan banyak hal di luar lapangan. “Tenis menunjukkan dunia padaku dan apa saja yang sudah aku lakukan,” tuturnya.

“Begitulah caraku menguji diri sendiri. Jadi, apa pun yang mungkin akan aku lakukan nanti, ‘gunung’ selanjutnya, aku akan terus maju. Aku masih akan mendaki,” pungkasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT