13 August 2020, 20:47 WIB

Accenture dan Google Cloud Bantu Merek Jadi Relevan di Pasar


Wisnu AS | Teknologi

PERILAKU konsumen selama bertahun-tahun semakin terfragmentasi sehingga pemasar ditantang untuk memutuskan pendekatan terbaik bagi pelanggan mereka. Hal itu ditegaskan Interactive Lead Accenture di Indonesia Nathan Raward dalam konferensi pers virtual, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Luhut : Industri Farmasi Akan Bereformasi dan Bangkit Lagi

"Tantangan mendesak lainnya bagi pemasar ialah persoalan data yang terdesentralisasi, ekosistem yang terfragmentasi, pengalaman pelanggan yang terputus-putus, dan silo teknologi. Hal ini yang kemudian harus segera dijawab oleh pemasar," kata Nathan Raward.

Nathan mengatakan, Accenture selaku perusahaan global management consulting, servis teknologi, dan outsourcing, telah bekerja sama dengan Google Cloud untuk menyediakan customer data architecture (CDA).

"Tujuan kerja sama ini untuk membantu merek menjadi lebih relevan di pasar. Ini memungkinkan personalisasi dan pemasaran yang berpusat pada audiens secara real-time di seluruh saluran dengan memanfaatkan data pelanggan dan perusahaan yang terintegrasi," tegasnya.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Segera Keluarkan Aturan Denda Progresif

Direktur Pemasaran Digital Accenture di Indonesia itu menambahkan, penggabungan data Google Marketing Platform dengan sumber data perusahaan lainnya akan menemukan wawasan yang lebih dalam dan dipercaya mampu meningkatkan keterlibatan pelanggan.

"Arsitektur data pelanggan memberikan penawaran yang dapat diselaraskan dalam tiga area utama memungkinkan interaksi pelanggan multi saluran, meningkatkan manajemen data, dan membuat layanan untuk hiper-personalisasi dalam pemasaran, penjualan, dan layanan,” cetusnya. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT