13 August 2020, 08:15 WIB

Sabet Top Brand Award, Astrido Akui Manfaatkan Layanan Digital


Wisnu Arto Subari | Ekonomi

PRESTASI membanggakan diraih Astrido. Mereka berhasil menyabet Top Brand Award 2020 di kategori Dealer (Diler) mobil. Penghargaan itu membuktikan kesuksesan Astrido dalam membangun merek di tengah ketatnya persaingan.

Saat ini persaingan di ranah diler mobil bukan hanya ditentukan oleh pelayanan diler, namun juga merek mobil yang dijual dan mulai munculnya penjualan mobil secara online. Penghargaan Top Brand Award diberikan oleh Frontier Group bekerja sama dengan Majalah Marketing. Penghargaan itu diberikan berdasarkan survei langsung kepada konsumen.

Baca juga: Mendorong Digital Payment ke Tahap Lanjut

Tahun ini survei melibatkan 13.600 responden di 15 kota besar yang mencakup Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Medan, Pekanbaru, Palembang, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, Denpasar, dan Manado

President Director Astrido Group, Fernando Gunawan pun tidak bisa menutupi kegembiraannya atas penghargaan itu. “Terima kasih kepada Frontier yang telah melaksanakan survei ini untuk seluruh diler di Indonesia,” tutur pria yang akrab dipanggil Ferry itu.

Menurut Ferry persaingan di antara merek otomotif dan diler cukup ketat, terutama setelah masuknya pemain baru dari Tiongkok dan Korea. Namun dia, optimistis Toyota, sebagai salah satu merek mobil yang dijual Astrido akan tetap nomor satu di Indonesia.

Dari sisi pelayanan Astrido mengunggulkan budaya “SMILE” yang merupakan kependekan dari Satisfaction, Meaningful, Impressive, Leading, dan Excellence. “Tentunya kita mengutamakan pelayanan kepada para customer dan kepuasan dari service yang kita berikan, baik itu di sales maupun aftersales,” imbuh Ferry.

Ferry mengungkapkan, hampir semua diler sudah masuk ke digital. Astrido sendiri memanfaatkan platform digital untuk beriklan, seperti beriklan di Google, Instagram, dan Facebook. Sekadar informasi, saat ini diler Astrido cukup aktif di situs e-commerce yang menjual mobil seperti Blibli, Tokopedia, dan JD.ID. Di sisi lain, kegiatan pemasaran yang sifatnya offline seperti pameran berkurang, terlebih saat ini kita saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19.

Menariknya, meskipun teknologi digital makin berperan, customer masih senang dilayani secara personal. Hal ini kata Tony H Saputra, Marketing Director Astrido Group bisa disiasati dengan pelayanan digital yang memasukan unsur personal touch.

“Poin penting adalah bagaimana kita bisa tetap engage dengan customer. Ini yang menjadi arah kita depan. Sekarang sudah mulai dijalankan tapi mungkin belum begitu kuat, nantinya kita akan makin fokus menggunakan kanal digital,” jelas Tony.

Bercermin dari perilaku konsumen di masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), diler mobil tidak akan terlalu bergantung pada keberadaan diler fisik. “Sekarang bisa dibantu dengan digital kamera 360 degree, tapi tetap saja customer ingin feel touch, sehingga menurut saya ke depan tidak perlu banyak showroom,” imbuh Tony.

Soal tren belanja online juga akan terjadi di kendaraan roda empat, menurut Ferry, hingga saat ini belum ada satu diler pun di Indonesia yang murni melayani penjualan mobil secara daring.  Kalaupun ada, yang menjual marketplace, bukan online store khusus mobil. Saat ini Astrido Group, kata dia total memiliki 31 diler, dengan rincian 18 diler khusus Toyota, 8 diler khusus Daihatsu, dan 5 diler khusus Isuzu. (RO/A-1)

 

BERITA TERKAIT