13 August 2020, 10:20 WIB

Kampanye Biden dan Harris: Bangun Kembali Amerika Serikat


Faustinus Nua | Internasional

Calon presiden Demokrat Joe Biden dan wakilnya yang baru ditunjuk Kamala Harris meluncurkan kampanye mereka pada Rabu (12/8) dengan seruan untuk membangun kembali Amerika Serikat (AS) yang hancur pasca-Trump.

Biden bersama Harris (di kampung halaman Biden di Delaware, Wilmington) mengatakan sudah waktunya satu masa jabatan Presiden Donald Trump berakhir. Menurut Biden, kini saatnya untuk membangun kembali negara itu.

Biden memimpin beberapa kali jajak pendapat menjalankan kampanyenya dari rumahnya di Delaware karena virus covid-19. Dia mengatakan presiden Trump telah gagal memimpin melalui krisis. Pria 77 tahun itu berjanji bahwa dia dan Harris akan memperbaiki keadaan.

"Kekacauan yang telah dibuat oleh Presiden Trump dan Wakil Presiden Pence di dalam dan luar negeri," kata Biden.

Sementara, wakilnya yang merupakan calon wanita kulit hitam pertama mengkritik masalah rasialisme di AS yang menimbulkan protes di kota-kota besar. Harris sendiri adalah putri imigran India dan Jamaika di AS menilai Trump tidak siap untuk jabatannya.

"Kami mengalami perhitungan moral dengan rasisme dan ketidakadilan sistemik yang telah membawa koalisi baru ke jalan-jalan negara kami menuntut perubahan," katanya.

Wanita 55 tahun yang merupakan senator dan mantan Jaksa Agung California menyerang Trump telah meninggalkan negara itu dalam keadaan compang-camping.

Mereka berjanji akan kembali membangun AS yang hancur.

Baca juga: Menteri Perminyakan Venezuela El Aissami Sembuh dari Covid-19

Biden menambahkan bahwa Harris telah memberi inspirasi bagi AS. Kisah Harris sebagai anak imigran dan orang kulit berwarna yang berjuang untuk mencapai jajaran teratas lingkaran hukum dan pemerintah AS adalah kisah Amerika.

"Ceritanya adalah cerita Amerika. Dia bekerja keras. Dia tidak pernah mundur dari tantangan tapi dia telah mendapatkan penghargaan," tukas Biden.

"Di seluruh Amerika, gadis-gadis kecil tersadar. Hari ini, mungkin saja mereka melihat diri mereka sendiri untuk pertama kalinya dengan cara baru sebagai bagian dari presiden dan wakil presiden," tambahnya.

Biden mengecam Trump yang menyebut Harris sebagi sosok yang jahat karena interogasi agresifnya terhadap calon hakim Mahkamah Agung Brett Kavanaugh selama sidang Senat pada 2018.

"Merengek adalah hal terbaik yang dilakukan Donald Trump," kata Biden. (France24/AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT