13 August 2020, 08:32 WIB

Jelang Dapat Bintang Mahaputera, Fahri: Sambutlah Bahagia


Henri Siagian | Politik dan Hukum

HARI ini, Presiden Joko Widodo dijadwalkan menganugerahkan tanda kehormatan kepada sejumlah tokoh dan warga Indonesia. Termasuk, penganugerahan Bintang Mahaputera Nararya kepada mantan politisi PKS Fahri Hamzah dan politisi Partai Gerindra Fadli Zon.

Fahri melalui akun Twitter @Fahrihamzah menyapa pengikutnya, Kamis (13/8) pagi. "Assalamualaikum.. Pagi sahabat.. Pagi Indonesia... Sambutlah bahagia.. Mulailah dengan perasaan kuat dan berdaya... Hari ini tergantung harapan kita...yakinlah bahwa hari ini hari baik..lampauilah kesedihan..lawan kemalasan..dan perasaan lemah!"

Tangkapan layar cuitan Fahri Hamzah. (Dok Twitter @Fahrihamzah)

Cuitan itu juga menampilkan sebuah foto di saat Fahri masih kanak-kanak.

Baca juga: Bintang Jasa Fahri Hamzah dan Fadli Zon Tuai Kritik

Netizen pun mengomentari cuitan tersebut. Seperti, @Notesthy2 mencuit, "InshaAllah di mudahkan oleh Allah Swt....Amin,  Pak apa gunanya tanda Bintang Jasa bagimu Pak."

Lalu, @rifqilaqi menulis, "Seneng sekali kayanya Abang yang satu ini kerjaanya protes tapi malah di kasih reward top deh @Fahrihamzah." Cuitan itu dikomentari oleh @HerwinSikumbang, "Berarti protesnya berkualitas dan mampu meningkatkan kinerja pemerintah. Pemerintah merasa terbantu.."

Sedangkan akun @serarege mengomentari, "Siapkan jas nya bang dan berjalan dg tegak menuju istana."

Baca juga: Bakal Terima Penghargaan dari Jokowi, Begini Respons Fahri Hamzah

Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 Tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan dijelaskan, tanda kehormatan bintang sipil terdiri dari Bintang Republik Indonesia, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, Bintang Kemanusiaan, Bintang Penegak Demokrasi, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Bhayangkara.

Bintang Mahaputera terdiri atas 5 kelas, yakni Adipurna, Adipradana, Utama, Pratama, dan Nararya.

Syarat umum untuk mendapatkan gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan adalah WNI atau seseorang yang berjuang di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI, memiliki integritas moral dan keteladanan, berjasa terhadap bangsa dan negara, berkelakuan baik, setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara, dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun.

Baca juga: Wow, Fahri dan Fadli Zon Dapat Bintang Jasa

Adapun syarat khusus untuk memperoleh Bintang Mahaputera yang diatur dalam Pasal 28 UU tersebut ialah, berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara. Dan, pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang besar manfaatnya bagi bangsa dan negara, dan/atau darmabakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.

Pemegang Bintang Mahaputera juga mendapatkan hak pemakaman di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama sebagaimana diatur Pasal 33 UU itu. (X-15)

BERITA TERKAIT