13 August 2020, 03:20 WIB

DKI Pastikan Tempat Hiburan tidak Dibuka


(Ins/J-1) | Megapolitan

DINAS Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta memastikan pihaknya tidak membuka tempat hiburan untuk dua minggu ke depan. Pasalnya, hari ini
perpanjangan ketiga PSBB transisi akan berakhir.

“Intinya belum ada arahan dari pimpinan (tempat hiburan dibuka),” ungkap Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata DKI Bambang Ismadi di Jakarta, kemarin.

Bambang juga mengatakan tempat yang dianggap berisiko tidak besar dalam penularan covid-19, seperti tempat billiar dan tempat fi tness sejauh ini masih belum
dibuka. Otomatis dengan penutupan tempat hiburan, pengelola yang masih nekat buka akan dikenai sanksi.

Pada Senin (10/8), Bambang mencatat ada 26 tempat usaha yang disegel karena melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Data itu terhitung sejak PSBB di terapkan dari April lalu hingga perpanjangan PSBB transisi. Bambang menuturkan, paling banyak tempat usaha yang ditutup ada di Jakarta
Barat dan Selatan.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono sependapat dengan langkah Pemprov DKI. “Tempat hiburan belum saatnya dibuka, kondisi Jakarta masih zona
merah,” kata Gembong.

Pajak hiburan diakui Gembong sebagai salah satu penyumbang pendapatan daerah yang tinggi. Namun, ia meminta Gubernur Anies Baswedan tidak memaksakan untuk
membuka tempat hiburan di PSBB masa transisi.

Sementara itu, anggota DPRD DKI dari Fraksi NasDem Ahmad Lukman Jupiter malah mengimbau Pemprov DKI membuka kembali tempat hiburan. Menurutnya,
hal itu jadi jalan keluar bagi pekerja seni yang menjerit lantaran tempat kerja mereka ditutup selama PSBB.

“Fraksi NasDem mendorong Pemrov DKI agar tempat hiburan segera dibuka dan mereka kembali bekerja. Ini solusi konkret bagi pekerja seni,” ujar Jupiter. Pemerintah,
sebutnya, harus memberikan jalan keluar yang segera diberikan bagi pekerja seni untuk menunjang kehidupannya.

“Jika tempat hi buran ditutup terus-terusan, mereka tidak bisa mencari penghasilan,” kata Jupiter. (Ins/J-1)

BERITA TERKAIT