12 August 2020, 22:05 WIB

Pelindo 1 Kucurkan Dana Kemitraan UMKM Rp3,51 Miliar


Yoseph Pencawan | Ekonomi

PT Pelabuhan Indonesia 1 (Persero), atau Pelindo 1, telah menyalurkan dana program kemitraan sebesar Rp3,51 miliar kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah sepanjang semester I tahun 2020.

VP Public Relations Pelindo 1 Fiona Sari Utami mengatakan, dana program kemitraan yang disalurkan berupa bantuan pinjaman permodalan kepada UMKM dari berbagai sektor. "Sektor-sektor itu meliputi industri, perdagangan, pertanian, pertanian, peternakan, perkebunan, jasa, dan lainnya di seluruh wilayah operasional Pelindo 1," paparnya, Rabu (12/8).

Program ini, lanjut dia, bukan hanya memberikan bantuan pinjaman kepada pelaku UMKM, tetapi juga memberikan pembinaan dan pelatihan untuk mengoptimalkan kompetensi mitra binaan dalam bidang usaha yang ditekuni.

Dia tuturkan, program ini telah dimulai sejak tahun 1991 dan hingga saat ini, Pelindo 1 memiliki 1.323 mitra binaan yang tersebar di seluruh wilayah kerja Pelindo 1, yakni Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Riau dan Kepulauan Riau.

Adapun mitra binaan unggulan Pelindo 1 di antaranya usaha tenun songket, olahan makanan daerah dan kerajinan tangan.

Mitra binaan unggulan Pelindo 1 di kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, yaitu usaha tenun songket. Pelindo 1 telah menyalurkan dana kemitraan sebesar Rp 75 juta kepada perajin usaha tenun songket Batu Bara, Makmur.

Dana kemitraan itu digunakannya untuk mengembangkan usaha dengan membuat showroom dan memasarkan kain songket ke luar daerah.

Kain songket Batu Bara memiliki ciri khas tersendiri dengan proses pembuatannya masih menggunakan alat tenun dari kayu dengan berbagai variasi motif yang unik. Seperti Pucuk Rebung, Bunga Manggis, Bunga Cempaka, Pucuk Caul, Tolak Betikam, hingga Naga Berjuang. "Saya berterima kasih kepada Pelindo 1 atas bantuan pinjaman modal untuk mengembangkan usaha tenun songket," kata Makmur.

Saat ini usahanya sedikit banyak sudah bisa meningkatkan kesejahteraan warga sekitar dengan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga dalam proses produksi. Dalam satu bulan mereka dapat memproduksi sekitar 200 potong kain songket dengan menggunakan 52 mesin tenun. "Selain itu, Pelindo 1 juga melakukan pembinaan, memberikan pelatihan, serta membantu dalam promosi kain songket ini," ungkapnya. (OL-12)

BERITA TERKAIT