12 August 2020, 16:15 WIB

Kamala Harris: Bangga Merangkul Dua Ras


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Senator Amerika Serikat Kamala Harris dipilih oleh Joe Biden sebagai calon wakil presiden dari Partai Demokrat. Kamala dikenal sebagai politikus kulit hitam terkemuka, tapi dia juga memeluk akarnya, India.

Kamala mengatakan ia dibesarkan menjadi seorang yang bangga menjadi kulit hitam. Namun, ia juga menegaskan dirinya memiliki ikatan yang kuat dengan warisan India-nya.

"Nama saya dilapal 'comma-la', seperti tanda baca," tulis Kamala Harris dalam otobiografinya tahun 2018, The Truths We Hold.

Senator California, putri dari ibu kelahiran India dan ayah kelahiran Jamaika, kemudian menjelaskan arti nama India-nya.

"Artinya 'bunga teratai' yang merupakan simbol penting dalam budaya India. Teratai tumbuh di bawah air, bunganya menjulang ke atas permukaan sementara akarnya tertanam kuat di dasar sungai," papar Kamala.

Pada awal kehidupannya, Kamala muda dan saudara perempuannya, Maya dibesarkan di sebuah rumah yang dilingkupi musik seniman kulit hitam Amerika.

Ibunya bernyanyi lagu gospel Aretha Franklin, sedangkan ayahnya, pencinta jazz, yang mengajar ekonomi di Universitas Stanford. Dia juga memutar lagu Thelonius Monk dan John Coltrane pada alat pemutar piringan hitam.

Shyamala Gopalan dan Donald Harris berpisah ketika Kamala berusia lima tahun. Kamala dan Maya kemudian dibesarkan oleh ibunya yang penganut Hindu.

Shyamala adalah seorang peneliti kanker dan aktivis hak-hak sipil. Kamala, Maya, dan Shyamala dikenal sebagai 'Shyamala and the girls'.

Ibunya memastikan kedua putrinya mengetahui latar belakang mereka.

"Ibu saya mengerti betul dia membesarkan dua anak perempuan kulit hitam. Dia tahu tanah air angkatnya akan memandang Maya dan saya sebagai gadis kulit hitam. Namun, dia bertekad untuk memastikan kami tumbuh menjadi wanita kulit hitam yang percaya diri," kata Kamala.

'Harris tumbuh dengan merangkul budaya India-nya, tetapi menjalani kehidupan Afrika-Amerika dengan bangga,' tulis Washington Post tahun lalu.

Baca juga: Ledakan Beirut Menimbulkan Luka Baru

Ketika dia mencalonkan diri untuk kursi senat pada 2015, majalah Economist menggambarkannya sebagai "Putri seorang peneliti kanker India dan seorang profesor ekonomi Jamaika. Dia adalah perempuan pertama, Afrika-Amerika pertama dan Jaksa Agung Asia pertama di California."

Senator berusia 55 tahun itu mengatakan dia belum bergulat dengan identitasnya dan menggambarkan dirinya hanya sebagai 'orang Amerika Serikat'.

Dalam banyak hal, kata orang-orang yang mengenalnya, Kamala Harris disebut mampu membawa diri atau berdiri di kedua komunitas dengan mudah.

Dalam sebuah video dengan komedian dan aktris India-Amerika Mindy Kaling, di-posting ke laman YouTube senator selama pemilihan presiden, keduanya memasak makanan India bersama-sama. Lalu mereka mengobrol tentang latar belakang India selatan.

Kaling bertanya pada Kamala Harris apakah dia dibesarkan dengan makanan India Selatan.

Kamala lalu menyebut nama-nama masakan India yang dimasak di rumahnya. "Nasi yang banyak dan yogurt, kari kentang, dal, banyak dal, idli," jawabnya. (BBC/OL-14)

BERITA TERKAIT